Breaking News
Kamis, 18 Juni 2026

Berita Ngada

Warga Lokal Kunci Pengembangan Wisata Berkelanjutan di Riung Ngada

Masyarakat lokal dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengembangan destinasi wisata berkelanjutan di kawasan wisata alam Riung

Tayang:
Penulis: Charles Abar | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Warga Lokal Kunci Pengembangan Wisata Berkelanjutan di Riung Ngada
TRIBUNFLORES.COM/CHARLES ABAR
LOKA KARYA -Balai besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Nusa Tenggara Timur gelar lokakarya lintas sektor pengembangan destinasi wisata Riung. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Edelweis Bajawa, Kamis (18/06) ini menghadirkan multi sektor. 

 

Ringkasan Berita:Masyarakat lokal dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengembangan destinasi wisata berkelanjutan di kawasan wisata alam Riung

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar

TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA – Masyarakat lokal dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengembangan destinasi wisata berkelanjutan di kawasan wisata alam Riung di Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Flores NTT. 

Selain sebagai penerima manfaat ekonomi, warga juga memiliki peran strategis dalam menjaga kelestarian sumber daya alam yang menjadi daya tarik utama kawasan wisata tersebut termasuk spesies Endemik Mbou.

Hal itu mengemuka dalam Lokakarya Pengembangan Destinasi Pariwisata Riung yang digelar di Hotel Edelweis Bajawa, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, Balai Besar KSDA NTT, akademisi STIPER Flores Bajawa dan Universitas Santo Paulus Ruteng, pemerintah kecamatan dan desa, hingga pelaku pariwisata, PKK Kabupaten Ngada.

Kepala Balai Besar KSDA Nusa Tenggara Timur, Adi Nurul Hadi, menegaskan bahwa pengembangan kawasan wisata tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.

Baca juga: Cerita Pelaku UMKM di Maumere Sikka : Keluar Banyak Masuknya Kurang

 

 

Menurutnya, keberhasilan pembangunan destinasi wisata sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Kami tidak bisa mengembangkan kawasan wisata ini sendiri. Harus ada kerja sama dan sinergi dengan pemerintah serta interaksi yang baik dengan masyarakat. Ketika sektor wisata berkembang, masyarakat juga harus memperoleh manfaat dari perkembangan tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam yang menjadi fondasi utama pengembangan pariwisata. Karena itu, keterlibatan warga dalam pengelolaan dan pelestarian kawasan harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan destinasi wisata.

Sementara itu, Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu menegaskan bahwa pengembangan pariwisata Riung harus diarahkan pada pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, Riung memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi unggulan di Flores. Namun, pengembangan tersebut harus tetap menjaga kelestarian lingkungan dan kekayaan hayati yang menjadi daya tarik utama kawasan.

Pemerintah Kabupaten Ngada bersama masyarakat Riung juga menyatakan dukungan terhadap upaya Kementerian Kehutanan dan Project InFlores untuk menjadikan Pulau Ontoloe atau Pulau Kelelawar sebagai pusat pemulihan ekosistem komodo.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
1 - 3
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berita Populer

Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved