Gerhana Bulan Total
Gerhana Bulan Total 7 September 2025 Dapat Diamati dari Seluruh Wilayah Indonesia
Pada Minggu, 7 September 2025, masyarakat di Indonesia akan menyaksikan gerhana bulan total atau blood moon.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/gerhana-bulan-total-2025.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Pada Minggu, 7 September 2025, masyarakat di Indonesia akan menyaksikan gerhana bulan total atau blood moon.
Fenomen astronomi ini menjadi kali kedua pada tahun 2025 yakni pada 14 Maret 2025 lalu.
Gerhana bulan total 7 September 2025 ini merupakan anggota ke 41 dari 71 anggota pada seri
Saros 128.
Gerhana bulan sebelumnya yang berasosiasi dengan gerhana ini adalah gerhana bulan total 28 Agustus 2007.
Baca juga: Prospek Cuaca 5-11 September 2025, BMKG: Cuaca Masih Fluktuatif di Sejumlah Wilayah Indonesia
Adapun gerhana bulan yang akan datang yang berasosiasi dengan gerhana bulan ini adalah gerhana bulan total 19 September 2043.
Gerhana bulan adalah peristiwa terhalanginya cahaya matahari oleh bumi sehingga tidak semuanya sampai ke bulan.
Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi matahari, bumi, dan bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya.
Gerhana bulan total terjadi saat posisi matahari-bumi-bulan sejajar (di satu garis lurus). Hal ini membuat bulan masuk ke bayangan inti (umbra) bumi.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Maumere Jumat 5 September 2025 Cerah Berawan, Suhu Capai 33 Derajat Celcius
Saat puncak gerhana terjadi, bulan akan terlihat berwarna merah jika langit cerah. Warna merah pada bulan disebabkan oleh hamburan Rayleigh di atmosfer bumi.
Cahaya matahari yang melewati atmosfer bumi akan terhambur, sehingga cahaya dengan panjang gelombang pendek seperti biru akan tersebar lebih banyak, sementara cahaya dengan panjang gelombang lebih panjang seperti merah akan lolos dan mencapai permukaan bulan, sehingga bulan tampak merah.
| Prakiraan Cuaca Maumere Jumat 5 September 2025 Cerah Berawan, Suhu Capai 33 Derajat Celcius |
|
|---|
| Prospek Cuaca 5-11 September 2025, BMKG: Cuaca Masih Fluktuatif di Sejumlah Wilayah Indonesia |
|
|---|
| Pusat Studi Astronomi IKIP Muhammadiyah Maumere Lakukan Pengamatan Gerhana Matahari Hibrida 2023 |
|
|---|
| BMKG NTT Sebut Gerhana Matahari Hibrid Fenomena Langka |
|
|---|