Berita NTT
Pemprov NTT Bakal Launching 8 Gerai NTT Mart
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan melaunching 8 gerai NTT Mart di sejumlah daerah
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan melaunching 8 gerai NTT Mart di sejumlah daerah di NTT pada Desember 2025 ini.
Kepala Disperindag NTT Zeth Sony Libing mengatakan, pada Kamis (27/11/2025) Kabupaten Kupang telah diluncurkan NTT Mart. Ia mengaku, mendampingi Gubernur NTT Melki Laka Lena untuk melakukan peresmian lapak jual beli produk lokal itu.
"Kita launching NTT Mart di Kabupaten Kupang bekerja sana dengan GG Mart, dari Sinode GMIT," katanya, Kamis.
Ia menyebut, semua produk lokal di Kabupaten Kupang dibeli dan dipasarkan di NTT Mart. Rencananya, pada bulan Desember akan diluncurkan di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Belu, Sikka, Ende, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya.
Baca juga: 206 Penerima Bantuan Sosial di Sikka Terindikasi Judi Online
"Sisanya kita lanjut di tahun 2026. Tahun depan lanjut lagi," katanya.
Dia mengatakan, program itu merupakan upaya mendukung kebijakan Gubernur NTT, gerakan Beli NTT dan mendukung Dasa Cita, dari ladang, laut ke pasar. NTT Mart, kata dia, akan dibangun pada semua Kabupaten/Kota di NTT.
Sony mengaku, Disperindag juga memiliki program pendampingan agar adanya produk yang lebih berkualitas. Termasuk dengan proses sertifikasi halal, hingga adanya penyiapan produk agar masuk dalam e-Katalog.
"Di Kabupaten Kupang, 1000 produk yang kita taruh du NTT Mart, dari 35 pelaku UMKM, yang lain nanti menyusul," ujarnya.
Sebelumnya, Gubernur NTT Melki Laka Lena mengatakan, kehadiran NTT Mart adalah upaya Pemerintah untuk memastikan semua produk UMKM yang dihasilkan oleh masyarakat desa, komunitas dan sekolah memiliki wadah pemasaran yang jelas.
Dia berkata, NTT Mart di Kabupaten Kupang bermitra dengan GG Mart JETB (Jemaat Ebenhaezer Tarus Barat). Menurut dia, produk yang dihasilkan dari program OVOP, OCOP ataupun OSOP akan pasarkan di NTT Mart.
"NTT Mart ini jadi wadah untuk menjual produk-produk hilirisasi yang kita kerjakan baik itu di lingkup desa, sekolah maupun komunitas," ujarnya.
Mantan Anggota DPR RI ini mendorong agar ke depannya produk yang dihasilkan oleh masyarakat tidak hanya dijual mentahannya saja melainkan diolah dan dikemas secara baik sebelum dijual agar nilai jualnya lebih tinggi sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Melki mengajak masyarakat untuk turut membeli produk-produk UMKM yang dihasilkan oleh masyarakat setempat yang dipasarkan di NTT Mart ini sebagai bagian dari upaya mencintai produk-produk buatan NTT.
“Ini bagian dari kita menyukseskan program Bangga Buatan Indonesia. Spirit yang sama juga kita terapkan di NTT dengan Gerakan Beli NTT, kita bangga dengan buatan NTT. Gerakan beli NTT harus ada wujudnya agar produk-produk NTT bias berkembang," ujarnya. (fan)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/NTT-Mart-spesial.jpg)