Kamis, 11 Juni 2026

Berita NTT

Polda NTT Perketat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri kembali menegaskan komitmen Polri

Tayang:
Editor: Ricko Wawo
zoom-inlihat foto Polda NTT Perketat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis
Tribunnews.com/TRIBUNFLORES.COM/HO-HUMAS POLDA NTT
Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo sedang meninjau pelaksanaan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (29/11/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yuan Lulan

POS-KUPANG.COM, KUPANG — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri kembali menegaskan komitmen Polri dalam mendukung kesehatan dan tumbuh kembang generasi muda. 

Di SPN Polda NTT, pengawasan distribusi makanan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kualitas gizi dan keamanan konsumsi bagi peserta didik.

SPPG yang berlokasi di Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, ini telah berjalan sekitar empat bulan dan dinilai berhasil memenuhi kebutuhan gizi anak-anak secara baik dan konsisten. 

Menu yang disediakan juga dinilai layak, aman, serta sesuai standar pemenuhan nutrisi.

Baca juga: Tim Peneliti UI: Penanganan Kekerasan Seksual Pada Anak di Kawasan 3T Sangat Mendesak 

 

 

Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, menegaskan bahwa Polri juga turut bertanggung jawab atas kualitas hidup masyarakat, terutama generasi muda yang menjadi penerus bangsa.

“Polri tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga berkomitmen melindungi kesehatan anak-anak kita. Pemeriksaan menu MBG dilakukan rutin agar makanan yang disajikan benar-benar aman, sehat, dan bergizi,” tegasnya(1/12/2025).

Pengawasan makanan MBG dilakukan oleh tim medis dengan standar ilmiah yang ketat. Kabiddokkes Polda NTT, AKBP dr. Hery Purwanto, M.Si.Med., Sp.B., menjelaskan bahwa setiap menu diuji secara fisik dan kimiawi untuk memastikan tidak ada zat berbahaya seperti formalin, arsenik, sianida, maupun nitrit.

“Semua pemeriksaan dilakukan sesuai SOP agar setiap makanan yang dikonsumsi anak-anak benar-benar aman,” jelasnya.

Selain pemeriksaan menu, kebersihan dapur, bahan baku, hingga peralatan makan turut dicek. 

Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi dapur yang baik, bahan baku segar, serta ompreng dan peralatan makan yang bersih. 

Hanya terdapat kerusakan ringan pada beberapa wastafel, dan Polda NTT memastikan fasilitas tersebut segera diperbaiki.

Selain memastikan keamanan menu, SPPG SPN juga mengembangkan variasi makanan yang menyesuaikan cita rasa lokal di setiap wilayah. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved