Minggu, 3 Mei 2026

Pos Kupang Award 2025

Gubernur NTT Minta Pos Kupang Tetap Kritis, Kalau Salah Sikat

Gubernur NTT Melki Laka Lena minta Pos Kupang tetap kritis dan independen, berperan sebagai watchdog pembangunan

Tayang:
Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Gubernur NTT Minta Pos Kupang Tetap Kritis, Kalau Salah Sikat
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
BERI SAMBUTAN - Gubernur NTT Melki Laka Lena saat memberikan sambutan dalam Pos Kupang Award di Hotel Aston Kupang, Selasa, (16/12/2025). Melki meminta Pos Kupang tetap kritis.  

Ringkasan Berita:
  • Gubernur NTT Melki Laka Lena meminta Pos Kupang tetap kritis dan independen, berperan sebagai watchdog pembangunan, serta tidak ragu mengkritik pemerintah selama sesuai fakta dan analisis.
  • Pemprov NTT mendorong transformasi ekonomi dari konsumtif ke produktif, dengan menggerakkan ekonomi berbasis potensi lokal melalui program seperti OVOP, OSOP, OCOP, dan NTT Mart
  • ASN diarahkan menjadi pasar pasti bagi produk lokal, termasuk kewajiban belanja minimal di NTT Mart, sebagai upaya memperkuat UMKM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

TRIBUNFLORES.COM, KUPANG  - Gubernur NTT Melki Laka Lena meminta SKH Pos Kupang agar tetap kritis. 

Gubernur Melki mengatakan, SKH Pos Kupang selama ini terus mengawal berbagai progam dan tranformasi di NTT. Ia cerita ketika bencana alam di pulau Flores beberapa tahun silam. Pemberitaan Pos Kupang menjadi rujukan yang bisa dipertanggungjawabkan. 

"Kami berterima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya yang selama 33 tahun terus mewarnai dsn berkontribusi dan mendukung pembangunan NTT dengan caranya," ujarnya saat acara Pos Kupang Award di Aston Kupang, , Selasa (16/12/2025).

"Lebih sering mengkritik dan itu bagus. Tugas pers harus menjadi watch dog nya pembangunan di NTT," tambah politikus Golkar itu. 

Baca juga: Musda Golkar NTT, Melki Laka Lena Sebut Nama Alain Niti Susanto

Berikan Inovasi

Mantan anggota DPR RI itu mengatakan, selama ini SKH Pos Kupang terus memberikan berbagai kerja, dedikasi dan inovasi serta kontribusi nyata dari sisi jurnalistik untuk publik. 

Melki juga menyampaikan terima kasih untuk Pemerintah Provinsi NTT dalam kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi. Melki juga memberi selamat untuk para penerima Pos Kupang Award yang telah berkontribusi dan dedikasi dalam berbagai bidang di NTT. 

"Khusus buat kami di Provinsi NTT salah satu tranformasi yang kami lakukan adalah kita mesti perbaiki format ekonomi NTT yang terlalu konsumtif, harus bergeser menjadi lebih produktif," katanya. 

Melki mengatakan ia telah mengajak perbankan maupun instansi terkait lainnya agar pola ekonomi NTT tidak sekadar konsumtif. Sebab, dalam defisit perdagangan NTT tahun 2024 berada di angka Rp 51 triliun. Artinya itu sangat tidak sehat. 

"Turunnya transfer daerah, kami bersama Pemda tingkat II se-NTT. Kami mendorong agar kita kembali menggerakkan ekonomi berbasis potensi daerah, lokal," katanya dalam kegiatan bertajuk, Tranformasi Berkelanjutan".

Namun demikian, perlu ada proteksi dengan melahirkan pasar untuk wadah penjualan produk sehingga UMKM atau produk bisa tumbuh. Pemprov NTT memiliki progam mendukung itu diantaranya OVOP, OSOP, hingga OCOP maupun NTT Mart. 

"Pembelinya sudah pasti ASN. Kami arahkan untuk minimal satu bulan itu Rp 100 ribu. Sekarang beli barang di NTT Mart. ASN yang mau pergi keluar daerah, beli oleh-oleh dari NTT Mart," katanya. 

Melki mengatakan, langkah itu menjadi dari upaya membantu peningkatan ekonomi lokal. Ia melarang agar penyebutan pelaku UMKM agar dihilangkan. Saat ini dan selanjutnya harus menggunakan kata pengusaha UMKM. 

"Pos Kupang tolong kawal sehingga tranformasi ekonomi di NTT bisa kita kerjakan dengan baik," kata Melki. 

Dia berharap agar SKH Pos Kupang terus menunjukkan idealisme, independensi, dan menunjukkan profesionalisme lewat tulisan pengingat bagi Pemerintah. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved