Cuaca Ekstrem
Waspada Hujan Lebat, Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di NTT Dampak 3 Bibit Siklon Tropis Aktif
BMKG mengimbau masyarakat NTT tetap waspada terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi pada 6-12 Maret 2026.
Penulis: Cristin Adal | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/hujan-di-mataloko.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, KUPANG- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta mendeteksi keberadaan tiga bibit siklon tropis yang aktif di sekitar wilayah Indonesia pada Jumat (6/3/2026).
Ketiga bibit siklon tersebut adalah Bibit Siklon Tropis 90S, 92P, dan 93S. Meski mayoritas memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan, keberadaannya memicu dampak tidak langsung berupa cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di berbagai perairan Indonesia.
Sebaran Lokasi dan Pergerakan
Berdasarkan data terbaru BMKG, Bibit Siklon 90S saat ini terpantau berada di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur (NTT). Bibit ini bergerak ke arah tenggara dengan peluang pengembangan yang masih kategori rendah.
Sementara itu, Bibit Siklon 92P yang terbentuk sejak 2 Maret lalu kini berada di daratan Australia bagian utara.
Baca juga: Tiga Bibit Siklon Tropis Aktif di Selatan Indonesia, BMKG: NTT Siaga Cuaca Ekstrem 6-12 Maret 2026
"Bibit 92P bergerak ke arah barat dengan peluang rendah untuk menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan," tulis BMKG dalam keterangan resminya, Jumat (6/3/2026).
Adapun Bibit Siklon 93S yang berada di Samudra Hindia barat Australia justru memiliki peluang Sedang untuk berkembang menjadi siklon tropis. Bibit ini terpantau bergerak ke arah barat-barat laut.
Dampak Gelombang dan Hujan Lebat
Masyarakat diminta mewaspadai dampak tidak langsung dari fenomena ini, terutama bagi warga di wilayah pesisir dan pengguna transportasi laut.
Baca juga: BREAKING NEWS : Konflik Soal Tanah Ulayat Pecah di Adonara Flores Timur, Rumah Terbakar, Warga Panik
Berikut adalah wilayah yang berpotensi terdampak hingga 7 Maret 2026 pukul 07.00 WIB: