Cuaca Ekstrem
BMKG Peringatkan Dampak Siklon Tropis Narelle terhadap Potensi Cuaca Ekstrem di NTT
Keberadaan Siklon Tropis Narelle memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi hujan dan perairan di NTT, NTB dan Bali.
Penulis: Cristin Adal | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/hujan-13-Maret-2026.jpg)
Ringkasan Berita:
- Siklon Tropis Narelle terpantau di perairan utara Australia. Meski pusat siklon bergerak menjauhi daratan Indonesia ke arah Barat Daya, ampak tidak langsungnya diprediksi akan memicu hujan intensitas sedang hingga lebat, angin kencang dan gelombang tingg di wilayah NTT, Bali, dan NTB.
- Berdasarkan pemutakhiran data per Rabu (25/03/2026) pukul 07.00 WIB, fenomena ini menyebabkan tarikan massa udara yang signifikan.
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- BMKG melaporkan bahwa Siklon Tropis Narelle dalam 24 jam kedepan diprakirakan meningkat menjadi kategori tiga dan bergerak ke arah barat daya.
Melalui media sosial BMKG, Rabu (25/3/2026), menjelaskan bahwa keberadaan sistem tersebut memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi hujan dan perairan Indonesia, terutama berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, angin kencang, dan potensi peningkatan tinggi gelombang di beberapa wilayah perairan sebagaimana tercantum pada infografis.
Siklon Tropis Narelle saat ini terpantau berada di perairan utara Australia. Meski pusat siklon bergerak menjauhi daratan Indonesia ke arah Barat Daya, dampak tidak langsungnya diprediksi akan memicu hujan intensitas sedang hingga lebat, angin kencang dan gelombang tingg di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Bali, dan NTB.
Baca juga: Cuaca Pulau Flores, Rabu 25 Maret 2026: Manggarai Raya, Ngada dan Nagekeo Waspada Hujan Lebat
Berdasarkan pemutakhiran data per Rabu (25/03/2026) pukul 07.00 WIB, fenomena ini menyebabkan tarikan massa udara yang signifikan.
BMKG menyoroti potensi angin kencang yang akan melanda wilayah Nusa Tenggara Timur dalam 24 jam ke depan. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai dampak fisik yang mungkin ditimbulkan, seperti pohon tumbang, kerusakan baliho, maupun gangguan pada atap bangunan.
Baca juga: Tiga Event Daerah di Flores Lembata NTT Masuk Karisma Event Nusantara 2026
Peringatan Gelombang Tinggi di Laut Sawu
Selain cuaca di darat, sektor pelayaran juga diminta meningkatkan kewaspadaan. Data BMKG menunjukkan adanya peningkatan tinggi gelombang laut:
Kategori Moderate (1.25 – 2.5 meter) berpotensi terjadi di Laut Sawu, Laut Arafura bagian barat, serta perairan selatan Jawa Timur hingga NTT.
Kategori Rough (2.5 – 4.0 meter) berpotensi melanda Samudra Hindia bagian selatan NTB dan NTB yang lebih dekat dengan lintasan siklon.