Prakiraan Cuaca
Sebagian Wilayah NTT Masuk Musim Kemarau: Waspada Karhutla, Flores Potensi Hujan Ringan
MKG mencatat bahwa sebagian besar wilayah NTT saat ini telah memasuki awal musim kemarau seiring dengan aktifnya angin monsun timur.
Penulis: Cristin Adal | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/HUJAN-LEBAT-NTT-HARI-INI.jpg)
Ringkasan Berita:
- BMKG mencatat bahwa sebagian besar wilayah NTT saat ini telah memasuki awal musim kemarau.
- Dinamika atmosfer menunjukkan penurunan pertumbuhan awan secara signifikan seiring dengan aktifnya angin monsun timur.
- Meski telah memasuki musim kemarau, BMKG masih memantau adanya potensi hujan ringan di sejumlah wilayah. Pada periode pertama (28–30 Mei 2026), hujan ringan berpotensi terjadi di Pulau Timor, Pulau Flores, Pulau Alor, Pantar, dan Pulau Sumba.
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi cuaca di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk periodehingga 2 Juni 2026.
BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi angin kencang yang berisiko memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Prospek cuaca mingguan, BMKG mencatat bahwa sebagian besar wilayah NTT saat ini telah memasuki awal musim kemarau.
Dinamika atmosfer menunjukkan penurunan pertumbuhan awan secara signifikan seiring dengan aktifnya angin monsun timur.
Oleh karena itu masyarakat diminta lebih waspada terhadap dampak angin kencang yang sifatnya kering. Kondisi ini sangat berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah NTT.
Secara umum, cuaca di wilayah NTT pada pekan ini diprediksi berada dalam kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di wilayah NTT diperkirakan berkisar antara 17°C hingga 34°C dengan kelembaban udara mencapai 45 % hingga 90 % .
Baca juga: BMKG Ungkap Penyebab Hujan Lebat Masih Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Meski El Nino Menguat
Potensi Hujan Ringan
Meski telah memasuki musim kemarau, BMKG masih memantau adanya potensi hujan ringan di sejumlah wilayah. Pada periode 28–30 Mei 2026, hujan ringan berpotensi terjadi di Pulau Timor, Pulau Flores, Pulau Alor, Pantar, dan Pulau Sumba.
Sementara itu, pada periode 31 Mei–2 Juni 2026, potensi hujan ringan diprediksi hanya terjadi di wilayah Pulau Flores.
Wilayah lain seperti Pulau Timor, Rote, Sabu, Adonara, Solor, Lembata, Alor, Pantar, dan Sumba diprakirakan tidak akan mengalami hujan dalam kurun waktu tersebut. (BMKG/TRIBUN FLORES)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News