Suhu Dingin di NTT
Ruteng dan Bajawa Terdingin di NTT Hari Ini, Suhu Tembus 11 Derajat Celsius
Wilayah Ruteng dan Bajawa di Pulau Flores, tercatat memiliki suhu terendah dibandingkan wilayah lainnya di NTT, Senin (1/6/2026)
Penulis: Cristin Adal | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/puncak-wolobobo-ngada-flores-ntt.jpg)
Ringkasan Berita:
- Cuaca wilayah NTT, pada Senin (1/6/2026) umumnya cerah berawan pada pagi hingga dini hari. Kondisi suhu berkisar 32 derajat Celcius hingga minimum 11 derajat celsius.
- Berdasarkan data terbaru, wilayah Ruteng dan Bajawa di Pulau Flores, tercatat memiliki suhu terendah dibandingkan wilayah lainnya di NTT.
- Ruteng dan Bajawa diprediksi akan mengalami rentang suhu yang cukup dingin, yakni berkisar antara 11 hingga 25 derajat Celsius.
TRIBUNFLORES.COM, RUTENG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (1/6/2026).
Cuaca wilayah NTT, pada Senin (1/6/2026) umumnya cerah berawan pada pagi hingga dini hari. Kondisi suhu berkisar 32 derajat Celcius hingga minimum 11 derajat celsius.
Berdasarkan data terbaru, wilayah Ruteng dan Bajawa di Pulau Flores, tercatat memiliki suhu terendah dibandingkan wilayah lainnya di NTT.
Ruteng dan Bajawa diprediksi akan mengalami rentang suhu yang cukup dingin, yakni berkisar antara 11 hingga 25 derajat Celsius.
Baca juga: Viral Embun Es Muncul di Gunung Poco Likang Ruteng, Suhu Manggarai Tembus 12 Derajat Celcius
Sementara itu, wilayah lainnya di NTT cenderung memiliki rentang suhu yang lebih hangat, umumnya berada di kisaran 18 hingga 32 derajat Celsius.
BMKG mengimabu masyarakat di wilayah Ruteng dan Bajawa untuk menggunakanpakaian hangat saat beraktivitas di luar ruangan pada waktu tersebut.
Selain informasi suhu, BMKG juga memberikan peringatan dini terkait potensi angin kencang di wilayah Sabu Raijua.
Baca juga: BMKG Sebut Sebagian Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau dan Periode Peralihan Musim
Saat ini sebagian besar wilayah NTT masuk musim kemarau. Pertumbuhan awan mulai menurun dan angin monsoon timur sudah aktif bertiup.
Akitfnya angin moson timur ini pertanda musim kemarau. Angin monsun timur yang bertiup dari Benua Australia menuju Benua Asia melewati Wilayah Indonesia dan perairan Samudera Hindia yang memiliki suhu permukaan laut juga relatif lebih rendah (dingin).
Angin Monsun Australia ini bersifat kering dan sedikit membawa uap air, apalagi pada malam hari di saat suhu mencapai titik minimumnya yang mengakibatkan suhu udara di NTT juga terasa lebih dingin.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News