Angin Kencang di Sikka
Selesai Makan Malam, Angin Kencang Terjang Rumah Fidelis di Watublapi Sikka
Peristiwa itu mengakibatkan rumah Fidelis Sato mengalami kerusakan terutama pada bagian atapnya. Beruntung tidak ada korban jiwa
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Rumah-warga-Watublapi.jpg)
Ringkasan Berita:
- Peristiwa itu mengakibatkan rumah Fidelis Sato mengalami kerusakan terutama pada bagian atapnya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM,Arnold Welianto
TRIBUNFLORES.COM,MAUMERE- Hujan disertai angin kencang menyebabkan salah satu rumah warga di Dusun Watublapi, Desa Kajowair, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, NTT rusak, pada Senin, 8 Desember 2025 malam.
Peristiwa itu mengakibatkan rumah Fidelis Sato mengalami kerusakan terutama pada bagian atapnya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Rumahnya diangakat angin, atap rumahnya ada di depan jalan, kerugian mencapai puluhan juta rupiah, karena semuanya habis, seng, balok-balok semuanya diangkat, " kata Alfriska, warga setempat, Rabu 10 Desember 2025.
Alfriska menuturkan, setelah selesai makan malam dan bersiap untuk beristirahat hujan mulai mengguyur disertai padamnya aliran listrik. Situasi berubah mencekam sekitar pukul 19.00 WITA ketika angin kencang menerjang wilayah itu.
Baca juga: Nihil Kasus Frambusia di Ende, Bupati Yosef Terima Sertifikat Eliminasi dari Kementerian Kesehatan
Merasakan getaran dan mendengar suara ancaman dari angin kencang, Alfriska bersama suaminya yang tinggal berdekatan dengan rumah korban langsung bergegas mengecek kondisi kediaman Fidelis Sato.
"Pada saat itu, terdengar bunyi angin yang begitu kencang. Kami sontak langsung mengecek keadaan rumah mertua," tutur Alfriska.
Melihat kerusakan yang menimpa rumah orang tuanya, ia dan suami segera melakukan upaya penyelamatan darurat. Beberapa barang yang masih bisa diselamatkan seperti lemari berhasil dievakuasi di tengah kondisi cuaca yang masih memburuk.
"Meteran listrik pun sampai terangkat akibat terjangan angin, menambah parah kerugian yang kami alami," tambah Alfriska.
| Nihil Kasus Frambusia di Ende, Bupati Yosef Terima Sertifikat Eliminasi dari Kementerian Kesehatan |
|
|---|
| FPP Unika Santu Paulus Ruteng Dorong Kemandirian Pangan di Wae Munde Lewat Program Bina Desa |
|
|---|
| Bhabinkamtibmas Hiasi Pohon Natal Bersama Warga, Toleransi Terjaga di Kabupaten Kupang |
|
|---|
| Ratusan Pohon Natal Hiasi Malam di Labuan Bajo Manggarai Barat |
|
|---|