Nelayan Sikka
Cuaca Buruk di Laut, Nelayan Sikka Sudah 3 Minggu Jadi Tukang Ojek
Angin kencang disertai gelombang tinggi yang menerjang wilayah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebabkan nelayan tidak melaut
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Nelayan-Waipare-Sikka.jpg)
Ringkasan Berita:Angin kencang disertai gelombang tinggi yang menerjang wilayah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebabkan nelayan tidak melaut sudah memasuki tiga minggu.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnoldus Welianto
TRIBUNFLORES.COM,MAUMERE- Angin kencang disertai gelombang tinggi yang menerjang wilayah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebabkan nelayan tidak melaut sudah memasuki tiga minggu.
"Sudah tiga minggu kami tidak melaut karena gelombang tinggi, pekerjaan alternatif ya jadi tukang ojek, " Kata Muhamad Zakaria, salah satu nelayan di Desa Waipare,Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, NTT, Senin 26 Januari 2026.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, ia terpaksa banting setir menjadi tukang ojek. Sementara nelayan lainnya ada yang memilih menjadi pedagang.
Ia mengatakan sebagian besar nelayan saat ini fokus mengamankan perahu serta memperbaiki jaring mereka.
Baca juga: Sebelum Hilang Kontak, Nelayan di Paga Sikka Sempat Hubungi Keluarga