Banjir di Sikka
Jalan di Desa Masabewa Sikka Terancam Putus, 10 Desa di Tanawawo Terisolasi
Akses jalan di Kali Lowo Regi, Desa Masabewa, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT yang diterjang banjir bandang terancam putus.
Penulis: Hilarius Ninu | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Akses-jalan-ke-Tanawawo-Sikka.jpg)
Ringkasan Berita:Akses jalan di Kali Lowo Regi, Desa Masabewa, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka yang diterjang banjir bandang terancam putus.
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-Akses jalan di Kali Lowo Regi, Desa Masabewa, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka yang diterjang banjir bandang terancam putus.
Akses jalan yang terancam putus ini hingga kini belum ada penanganan serius dari pemerintah daerah.
Jika tidak ditangani maka akses jalan ke Tanawawo tidak bisa dilewati dan 10 desa di kecamatan itu akan terisolasi.
Pasalnya, akses jalan ke Tanawawo hanya satu-satu melintasi Desa Masabewa.Selain mengancam 10 desa di Tanawawo, jika ruas jalan ini putus maka satu desa di Paga pun terancam yakni Masabewa.
Baca juga: Banjir di Tanawawo Sikka Belum Ada Penanganan, Warga Viralkan di Media Sosial
Untuk 10 desa di Kecamatan Tanawawo yang terkena dampak kerusakan jalan ini yakni Desa Detubinga, Renggarasi, Bu Selatan, Bu Barat, Bu Nua Puu, Bu Utara, Bu Watuweti, Loke, Poma dan Tuwa
Camat Tanawawo, Jhon Oriwis saat dihubungi TRIBUNFLORES.COM di Maumere, Senin, 23 Maret 2026 pagi menjelaskan, dampak dari kerusakan jalan di Desa Masabewa, Kecamatan Paga akan berdampak langsung ke Tanawawo.
Yang mana ada 10 desa yang setiap hari melintas ke kota dan pasar melewati jalan di Desa Masabewa.
"Ini akses satu-satunya ke Tanawawo. Kami sudah lapor ke kabupaten mudah-mudahan ada penanganan darurat sehingga tidak putus total," paparnya.
Sebelumnya, hujan deras yang melanda Kabupaten Sikka, NTT mengakibatkan sejumlah kecamatan terkena dampak banjir yang merusak fasilitas umum.
Di Kecamatan Tanawawo, Kabupaten Sikka banjir telah memporanda-porandakan pemukiman warga dan fasilitas jalan menuju beberapa desa di daerah tersebut.
Sejak beberapa hari terakhir ini, akses jalan rusak karena banjir bandang. Warga kesulitan beraktivitas ke kota dan pasar.
Bahkan ada pasien yang harus dirujuk ke Maumere terpaksa digotong warga karena ambulance takut melintas di lokasi banjir.
Hingga kini, penanganan banjir di Kecamatan Tanawawo belum dilakukan pemerintah daerah.
Warga sudah berulang kali menggunggah bencana banjir di Tanawawo guna meminta perhatian pemerintah.
Namun sejauh ini, Tim BPBD Sikka telah turun ke lokasi. Akan tetapi penanganan pasca bencana belum dilakukan.
Warga sudah berinsiatif melakukan penanganan darurat tapi perlu bantuan menggunakan alat berat.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
| Siklon Tropis Narelle dan Gelombang Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Angin Kencang di NTT |
|
|---|
| Inovasi Pembelajaran, Mahasiswa PBSI Unika Ruteng Latih Siswa SMK Widya Bakti Musikalisasi Puisi |
|
|---|
| Persiapan Prosesi Laut Semana Santa, 'Berok' Sampan Pembawa Tuan Meninu Dikeluarkan dari Penyimpanan |
|
|---|
| Banjir di Tanawawo Sikka Belum Ada Penanganan, Warga Viralkan di Media Sosial |
|
|---|