Rabu, 6 Mei 2026

Kebakaran Sikka

Tak Bisa Selamatkan Diri, Lansia Korban Kebakaran Rumah di Sikka Penderita Stroke

Kondisi fisik korban yang menderita stroke diduga kuat menjadi penyebab ia tidak mampu menyelamatkan diri saat api mulai berkobar.

Tayang:
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Tak Bisa Selamatkan Diri, Lansia Korban Kebakaran Rumah di Sikka Penderita Stroke
TRIBUNFLORES. COM/HO-POLSEK KEWAPANTE
OLAH TKP - Sejumlah aparat kepolisian dari Polsek Kewapante melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sisa reruntuhan rumah milik Theresia Sate (95) yang ludes terbakar di Dusun Sari, Desa Teka Iku, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Jumat (24/4/2026) pagi. Kebakaran yang terjadi pada Kamis malam tersebut menyebabkan seorang lansia penderita stroke meninggal dunia. 
Ringkasan Berita:
  • Nasib tragis menimpa Theresia Sate (95), seorang lansia di Desa Teka Iku, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. 
  • Korban ditemukan meninggal dunia setelah rumahnya ludes terbakar pada Kamis (23/4/2026) malam. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di RT 013/RW 003, Dusun Sari (Wolomude) sekitar pukul 22.00 WITA.
  • Bhabinkamtibmas Desa Langir, menjelaskan bahwa kondisi fisik korban yang menderita stroke diduga menjadi penyebab tak bisa menyelamatkan diri kebakaran.

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Nasib tragis menimpa Theresia Sate (95), seorang lansia di Desa Teka Iku, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. 

Korbanditemukan meninggal dunia setelah rumahnya ludes terbakar pada Kamis (23/4/2026) malam. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di RT 013/RW 003, Dusun Sari (Wolomude) sekitar pukul 22.00 WITA. 

Bangunan rumah korban yang berukuran 4 x 6 meter dan berdinding bambu (halar) membuat si jago merah dengan cepat melahap seluruh konstruksi bangunan.

Kapolsek Kewapante, Iptu Chairil Syafar, melalui Bhabinkamtibmas Desa Langir, Bripka Yohanes Rinaldo Luga, menjelaskan bahwa kondisi fisik korban yang menderita stroke diduga kuat menjadi penyebab ia tidak mampu menyelamatkan diri saat api mulai berkobar.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran di Desa Teka Iku, Sikka, Lansia Sakit Meninggal

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan saksi, Etropia Yonas (67), yang merupakan keponakan korban, aktivitas di rumah tersebut awalnya berjalan normal. Sebelum kejadian, Theresia masih sempat makan malam bersama Etropia dan suaminya.

Korban masuk ke kamar untuk beristirahat sekitar pukul 21.00 WITA . Etropia dan suaminya kemudian beranjak ke rumah baru mereka yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah korban.

Sekitar pukul 22.00 WITA, saat hendak tidur, Etropia mendengar teriakan warga di seberang jalan yang meminta pertolongan karena adanya kebakaran.

Warga tiba di lokasi sekitar pukul 22.15 WITA, namun api sudah membesar dan melalap hampir seluruh bagian rumah. Upaya pemadaman dilakukan dengan peralatan seadanya.

Setibanya di lokasi, api sudah membesar. Warga berupaya memadamkan api sekaligus menyelamatkan korban, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil," ujar Bripka Yohanes saat olah tempat kejadian perkara (TKP), Jumat (24/4/2026).

Baca juga: Istri Ungkap Kronologi Kebakaran yang Tewaskan Pensiunan Guru di Keo Tengah

Penyelidikan Kepolisian

Setelah api berhasil dipadamkan secara manual oleh warga, jenazah Theresia ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam puing-puing bangunan. Jenazah korban kemudian dievakuasi setelah aparat dari SPKT Polsek Kewapante tiba di lokasi.

Polisi kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti munculnya api. Selain faktor material bangunan yang mudah terbakar, kondisi korban yang lumpuh akibat stroke menjadi faktor utama tingginya fatalitas dalam musibah ini.

Berita TRIBUNFLORES.Com Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved