Nelayan di Sikka Hilang
Operasi SAR Pencarian Nelayan Paga Sikka Sudah Selesai
Penghentian Operasi SAR di Desa Paga Sikka NTT ini karena pencarian sudah dilakukan sejak Selasa, 28 April 2026 hingga Minggu, 3 Mei 2026.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/laut-sawu-flores-ntt.jpg)
Ringkasan Berita:Penghentian Operasi SAR di Paga ini karena pencarian sudah dilakukan sejak Selasa, 28 April 2026 hingga Minggu, 3 Mei 2026.
TRIBUNFLORES.COM,MAUMERE-Operasi SAR yang dilakukan Basarnas Maumere guna mencari Yohanes Wangge alias Yani (44), nelayan Desa Paga, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, NTT telah selesai dan berakhir pada Minggu, 3 Mei 2026.
Penghentian Operasi SAR di Paga ini karena pencarian sudah dilakukan sejak Selasa, 28 April 2026 hingga Minggu, 3 Mei 2026.
Yang mana sudah enam hari Yani belum ditemukan. Di mana Yani pada Selasa, 28 April 2026 dini hari pergi melaut tapi belum kembali ke rumah.
Sekcam Paga, Adi Gagi yang dihubungi TRIBUNFLORES.COM, Senin, 4 Mei 2026 pagi menjelaskan, pihak Basarnas Maumere telah melaporkan kepada pihak kecamatan tentang pelaksanaan Operasi SAR Pencarian Nelayan Paga yang menghilang saat melaut.
Baca juga: Nelayan Paga Sikka Hilang saat Melaut, Bernadeta: Kami Sudah Larang karena Yani Masih Sakit
"Pihak Basarnas Maumere pada Minggu, 3 Mei 2026 telah melaporkan kepada kami tentanhg berakhirnya Operasi SAR pencarian nelayan Paga. Mereka melaporkan kepada kami kalau Operasi SAR sudah selesai," kata Adi.
Ia menjelaskan, pihak Basarnas Maumere pasca menerima laporan dari warga telah melakukan pencarian terhadap Yani di pesisir Pantai Paga hingga ke Ende dan Flores Timur.
Basarnas juga, lanjutnya, telah mengeluarkan imbauan kepada nelayan di kabupaten tetangga dan pihak terkait mengenai hilangnya nelayan Paga.
Sebelumnya, keluarga di Desa Paga mengatakan agar proses pencarian bisa menemukan Yani karena ia adalah sosok dan tulang punggung keluarga.
Yani memiliki tiga orang anaknya dan setiap hari berprofesi sebagai nelayan.
Keluarga sangat mengharapkan dukungan semua pihak agar Yani ditemukan dan bisa kembali ke rumah.
Nelayan hilang saat pergi melaut, Selasa, 28 April 2026 dini hari. Yani Bersama beberapa rekannya. Saat rekannya mengajak ia kembali, Yani mengaku belum mau pulang karena hasil tangkapannya masih sedikit.
Yani lalu pergi mencari ikan lagi di rumpon yang lain di pesisir Pantai Selatan Flores. Menjelang pagi hingga siang hari ia tidak kembali.
Keluarga dan nelayan Paga lalu mencarinya tapi tidak menemukan. Keluarga lalu melapor ke Polsek Paga dan diteruskan ke Basarnas Maumere.
Pencarian dilakukan tapi hingga Minggu, 3 Mei 2026 Yani belum ditemukan.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News