Hari Lahir Pancasila 2026
Simak Pesan Ketua DPRD Sikka Pada Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
Pada peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 ini tema yang diangkat yakni "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia".
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Stef-Sumandi-Ok.jpg)
Ringkasan Berita:Pada peringatan Hari Lahir Pancasila ini tema yang diangkat yakni "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia".
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnol Welianto
TRIBUNFLORES.COM,MAUMERE-Hari ini, Senin, 1 Juni 2026 bangsa Indonesia mengenang Hari Lahir Pancasila.
Pada peringatan Hari Lahir Pancasila ini tema yang diangkat yakni "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia".
Terkait Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, Ketua DPRD Sikka, Stefanus Sumandi kepada TRIBUNFLORES.COM di Maumere, Senin, 1 Juni 2026 pagi memberikan pesan kepada masyarakat Kabupaten Sikka.
Stefanus, Politisi PDI Perjuangan asal Sikka ini megungkapkan, kalau tema yang diangkat ini sangat relevan dengan kondisi politik dunia saat ini yang diwarnai rivalitas aliansi antara blok barat dan blok timur. Polarisasi yang mirip dengan kondisi geopolitik pada abad ke-19 yang lalu.
Baca juga: Saksi Sejarah Soroti Posisi Patung Bung Karno di Ende, Dinilai Keliru
Saat itu, lanjutnya, Pancasila lahir di tengah perkembangan pesat dua spektrum ideologi dunia. Blok Barat yang mengusung ideologi Liberal-Kapitalis dan Blok Timur yang berlandaskan ideologi Sosialis-Komunis.
"Bung Karno dan para pendiri negara lainnya mengambil sikap non-blok yang dimulai dengan berbeda pandangan secara ideologis. Dialektika ideologis pada aras panggung politik, mendorong Bung Karno mengarsiteki lahirnya pancasila dengan cara menggalinya dari bumi Indonesia. Jika kita baca dalam pidato 1 Juni 1945 di hadapan sidang BPUPKI, sangat jelas Bung Karno menegaskan Pancasila merupakan corak khas bangsa Indonesia," ujarnya.
Ia menegaska, kalau Pancasila tidak diadopsi dari pengaruh bangsa luar tetapi sila-sila pancasila merupakan nilai-nilai universal yang hidup dan dihidupi oleh bangsa Indonesia dan masyarakat dunia. Pancasila menjadi pemersatu bangsa-bangsa sekaligus menjadi fondasi perdamaian dunia.
"Perdamaian hanya mungkin terjadi jika dari ketegangan itu ditemukan nilai-nila universal yang mengikat. Saya kira itu hanya ditemukan dalam PANCASILA. Bahkan Bung Karno dalam Pidatonya di hadapan Sidang Umum PBB pada tanggal 30 September 1960 di New York, Amerika Serikat berjudul "To Build The World Anew" (Membangun Dunia Kembali), memperkenalkan Pancasila sebagai ideologi alternatif dunia di tengah ketegangan Perang Dingin antara Blok Barat dan Blok Timur. Hemat saya, Bung Karno mau menegaskan bahwa Pancasila merupakan sintesa atas ketegangan ideologi antara blok barat dan blok timur serta berbagai ideologi lainnya," paparnya.