ETMC Ende 2025
Menanti Sang Juara ETMC XXXIV Ende di Marilonga
Gelaran Liga 4 Piala Gubernur Zona NTT El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIV Ende tahun 2025 sudah mencapai puncaknya pada Jumat (5/12/2025).
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Ricko Wawo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/trofi-etmc.jpg)
Ringkasan Berita:
- Final ETMC XXXIV Ende 2025: PSN Ngada menghadapi Persena Nagekeo di Stadion Marilonga, Jumat 5 Desember 2025.
- Pelatih Haris Aja menegaskan timnya akan bermain total meski sebagai “adik” melawan “kakak” Ngada, tanpa kompromi atau permainan curang, demi peluang juara setelah penantian 13 tahun.
- PSN Ngada berpeluang mencetak rekor juara ke-9 sekaligus juara pertama di tanah Flores sejak 1970-an.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Gelaran Liga 4 Piala Gubernur Zona NTT El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIV Ende tahun 2025 sudah mencapai puncaknya pada Jumat (5/12/2025).
Duel dua saudara satu rahim dari tanah Flores, PSN Ngada vs Persena Nagekeo akan tersaji di Stadion Marilonga pukul 18.00 WITA.
Apakah PSN Ngada mampu mencetak rekor 9 kali juara ETMC dan juara pertama kali di tanah Flores setelah tahun 1970 an ataukah Persena Nagekeo bakal mencatat sejarah baru di ETMC dan berada di barisan elit sepakbola NTT?
"Ini baru sejarah baru Nagekeo sampai di partai puncak," kata Haris Aja, sang arsitek Laskar Seka Talo.
Melawan saudara tua di laga puncak ETMC XXXIV Ende, Haris Aja bilang Persena Nagekeo tahu diri, mereka sebagai saudara muda tapi mereka tetap memberikan perlawanan yang total.
"Sebagai adik tidak mengalah juga tapi adik akan lebih rendah hati, tahu lawannya adalah kakaknya tapi di final adik juga akan berjuang, biar adik bisa ciptakan sejarah baru, kalau kakak sudah sering juara, sesekali kasih adik lah," kata Haris Aja sambil ngakak.
Baca juga: 3.422 Koperasi di NTT Terbentuk, Pesan Kadis Koperasi dan UMKM: Bukan Supaya Papan Nama Saja
Meski demikian, Haris memastikan tidak ada main mata, main sabun, lobi-lobi.
Laskar Seka Talo bakal bermain tanpa beban karena penantian panjang selama 13 tahun berada di puncak turnamen sepakbola paling bergengsi di Bumi Flobamora terwujud di Stadion Marilonga.
"Kami akan berjuang kalau bisa sampai juara 1, bukan hanya masuk final," ujar Haris.
Berbeda dengan Haris Aja, pelatih PSN Ngada, Kletus Gabhe bilang tidak ada kakak adik di lapangan hijau.
"Kalau adik hanya di luar lapangan, di dalam lapangan kami sementara jadi lawan, tidak ada hal yang luar biasa untuk diperdebatkan bahwa ini adik atau ada narasi- narasi yang mengatakan kami sudah sering juara sekarang kasih adik, di sepakbola tidak ada begitu, kalau mereka mau juara, mereka harus berjuang, tidak bisa berharap kakak berikan hadiah," tegas Kletus Gabhe.
Kata Kletus Gabhe, PSN Ngada tidak mungkin melepas kesempatan emas yang sudah ada didepan mata untuk merebut trofi kesembilan.
"Kami ingin eksodus, mungkin ingin genesis, kami ingin keluar dari bayang-bayang mitos yang selama ini ada bahwa kami tidak pernah juara di Flores, mereka mungkin ingin narasi baru untuk masuk dalam jajaran elit sepakbola NTT, ya kita berjuang sama-sama," pungkas Kletus Gabhe. (Bet)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News