Kamis, 16 April 2026

El Tari Memorial Cup 2025

Punya Tiket Tapi Ditolak, Penonton Final ETMC XXXIV Ngamuk di Marilonga Ende 

Bahkan, penonton yang tidak kebagian tempat duduk di tribun terpaksa menempati areal kosong di bagian bawah tribun. 

Tayang:
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Punya Tiket Tapi Ditolak, Penonton Final ETMC XXXIV Ngamuk di Marilonga Ende 
TRIBUNFLORES.COM/ALBERT AQUINALDO
PENONTON NGAMUK - Para penonton laga final ETMC XXXIV Ende mengamuk karena tidak diijinkan masuk kedalam stadion meski mengantongi tiket kelas ekonomi. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo 

TRIBUNFLORES.COM ENDE – Meski mengantongi tiket kelas ekonomi, ribuan penonton laga final ETMC XXXIV Ende antara PSN Ngada vs Persena Nagekeo sempat tidak diijinkan masuk ke Stadion Marilonga oleh pihak panitia dan aparat keamanan yang berjaga di tiga pintu masuk, Jumat (5/12/2025) malam.

Pasalnya, sejak dimulainya acara penutupan, ribuan penonton sudah memadati Stadion Marilonga baik di tribun utama maupun seluruh tribun di stadion kebanggan masyarakat Kabupaten Ende itu.

Bahkan, penonton yang tidak kebagian tempat duduk di tribun terpaksa menempati areal kosong di bagian bawah tribun. 

Baca juga: Hasil ETMC XXXIV Ende, Yoko Jehaman Top Skor, Pemain Terbaik Basten Due

Ribuan Penonton

Beruntungnya ada pagar pembatas sehingga para penonton tidak berjubel hingga ke pinggir lapangan.

Meski didalam stadion penuh dengan penonton dan pendukung kedua tim, masih ada sekitar ribuan penonton yang tidak diijinkan masuk.

Meski memaksa masuk ke dalam stadion saat pertandingan sudah berlangsung, panitia dan pihak keamanan yang berjaga di tiga pintu masuk melarang agar ribuan penonton tidak memaksa masuk mengingat kapasitas Stadion Marilonga hanya mampu menampung 6000 penonton di kelas ekonomi.

Alhasil mereka mengamuk dan meminta pihak panitia mengembalikan uang tiket jika mereka tetap tidak diijinkan masuk.

"Kalau kami tidak diijinkan masuk  kasih kembali saja kami punya uang," ujar salah seorang penonton asal Nagekeo berbaju kuning sambil menunjukkan tiket kelas ekonomi miliknya.

Ada juga seorang perempuan yang mengaku dari Mbay bersama rombongan yang juga mengantongi tiket tapi tidak diijinkan masuk.

"Kami dari Mbay itu dua mobil, itu 27 orang ada tiket semua, kami beli tiket di Bank NTT Cabang Mbay, tapi sampai disini kami tidak diijinkan masuk, tidak tahu alasannya kenapa, bilangnya sudah penuh, kalau begitu jual tiket sesuai dengan kapasitas stadion, kalau begini kan kami rugi," kata perempuan berbaju putih yang berdiri di depan pintu utama Stadion Marilonga.

Selain mereka, ada lagi seorang pria muda berbaju merah terlihat marah-marah dihadapan panitia dan pihak keamanan yang berjaga di depan pintu masuk.

"Kamu jual tiket kami beli, kami punya hak masuk kedalam, bukan diluar begini, harus paham logikanya, kalau tidak ada tiket kami tidak mungkin datang kesini, kami juga tahu diri, makanya jual tiket sesuai kapasitas stadion," ujar pria muda itu marah-marah sambil menunjuk tiketnya.

"Jangan seenaknya ambil duit kami terus kami tidak bisa masuk, masa suruh kami nonton di Videotron, kami punya tiket," tambah dia.

Mereka rela duduk ditanah asalkan tetap bisa masuk kedalam stadion.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved