Selebrasi Lokal 2026
Warga Dusun Ili Kangae Sikka NTT Nobar Piala Dunia 2026
Di tengah perkampungan Dusun Ili, Desa Kokowahor, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, warga memerangi malam sunyi dengan melaksanakan nonton bareng
Penulis: Petrus Chrisantus Gonzales | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/NOBAR-di-Ili-Sikka.jpg)
Ringkasan Berita:Di tengah perkampungan Dusun Ili, Desa Kokowahor, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, warga memerangi malam sunyi dengan melaksanakan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026. Nobar ini berlangsung di rumah Patris Siga, salah seorang warga.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Petrus Chrisantus Gonsales
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Di tengah perkampungan Dusun Ili, Desa Kokowahor, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, warga memerangi malam sunyi dengan melaksanakan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026. Nobar ini berlangsung di rumah Patris Siga, salah seorang warga.
Pantaun TribunFlores.com, Senin (15/6/2026) malam, di pelataran teras rumah Patris Siga, puluhan mata terpaku menyaksikan permainan kesebelas Jepang melawan Belanda.
Momen keseruan itu terasa saat babak pertama selesai, para warga duduk berdiskusi menganalisa dan memprediksi hasil pertandingan di babak kedua. Saat itu kedua tim Masih mempertahankan skor 2-2.
Ada pun beberapa anak-anak yang rela tertidur menunggu tibanya pertandingan tim kesayangan mereka tampil.
Baca juga: Pertamina Pastikan Kesiapan Fasilitas Avtur dan BBM di Destinasi Pariwisata Labuan Bajo
Momen nobar ini berlangsung penuh suasana kekeluargaan. Ditemani menu makanan lokal "Lawar Padu Puhun" (olahan pucuk pepaya) dan nasi jangung.
Patris Siga, tuan rumah mempersiapkan nobar ini dengan alat sederhana. Memanfaatkan baliho berwarba putih yanh ditancap ke dinding, diaambung proyektor. Agar suara komentator terdengar nyaring, Patris Siga menyambungkannnya ke salon miniatur.
Kepada TribunFlores.com, Faustinus, seorang warga yang datang menonton karena keseruan Piala Dunia, namun ia mengatakan dirinya tidak mengidolakan negara manapun.
"Saya hanya menonton karena suka sepak bola," katanya.
Emiliano Leti, yang juga ikut menonton mengatakan dirinya tertarik dengan gaya permainan negri Kincir Angin. Menurutnya dengan performa yang bagus, dan skema permainan yang kuat, Belanda bisa menjuarai Piala Dunia 2026.
"Tapi saya suka Spanyol. Karena club kesayanhan saya itu Barcalona. Sebagian besar pemain Timnas Spanyol itu adalah pemain Barca," ujar Emiliano Leti.
Nobar ini berlangsung setiap malam, sejal Piala Dunia 2026 dimulai. Nobar ini pun gratis tanpa ada pungutan biaya. (moa)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Selebrasi Lokal 2026
Piala Dunia
Piala Dunia 2026
Nobar Piala Dunia 2026
Warga Dusun Ili Kangae Sikka NTT
| Pertamina Pastikan Kesiapan Fasilitas Avtur dan BBM di Destinasi Pariwisata Labuan Bajo |
|
|---|
| Warga Tutup Hidung, Aroma Tidak Sedap dari Tumpukan Sampah di Tengah Pasar Alok, Maumere |
|
|---|
| Unika Santu Pauluis Ruteng Perkuat Kolabrasi Bersama Pemkab Manggarai Timur Melalui KKN Tematik |
|
|---|
| Program Samudra Universitas Indonesia di Pulau Komodo dan Siswa SMP 4 Satap Sadar Lingkungan |
|
|---|