Universitas Indonesia
Program Samudra Universitas Indonesia di Pulau Komodo dan Siswa SMP 4 Satap Sadar Lingkungan
Universitas Indonesia melalui Program "SAMUDRA" Gelar Sosialisasi Peningkatan Kesadaran Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Komodo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Pulau-Komodo-Mabar.jpg)
Ringkasan Berita:Universitas Indonesia melalui Program "SAMUDRA" Gelar Sosialisasi Peningkatan Kesadaran Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Komodo, Manggarai Barat NTT untuk 100 KK & 66 Siswa/i di SMPN 4 Satap Komodo
TRIBUNFLORES.COM,LABUAN BAJO-Tim mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menjalankan program pengabdian masyarakat bertajuk SAMUDRA (Sustainability Action in Management of Waste, Usage of Human Resources Development, Rights, and Awareness Tourism in Komodo Village) di Desa Komodo, Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur.
Program ini didukung oleh Diktisaintek Berdampak dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), serta merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Unggul Impactful Untuk Indonesia.
Program SAMUDRA berfokus pada empat bidang utama, yaitu lingkungan, pariwisata, pendidikan, dan kolaborasi berkelanjutan, dengan tujuan mendorong masyarakat Desa Komodo menjadi aktor utama dalam menjaga lingkungan, meningkatkan kapasitas lokal, dan mendukung pariwisata berkelanjutan.
Program Door to Door Education berlangsung pada 8-10 Juni 2026 dengan menyasar 100 Kepala Keluarga (KK) di Desa Komodo. Kegiatan edukasi pemilahan sampah rumah tangga ini melibatkan kunjungan langsung ke rumah warga untuk memberikan edukasi mengenai pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu, serta pendataan rumah sasaran. Program ini menggandeng Ikatan Mahasiswa Pulau Komodo (IMPK), BumDes, dan Kelompok Sadar Wisata sebagai mitra utama.
Baca juga: Gunung Lewotobi Meletus Tinggi Kolom 1000 Meter, 6 Jam Terakhir 3 Kali Gempa Erupsi
Kepala Desa Komodo, Hj. Akhsan menambahkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi dan terlihat dari berbagai cerita serta tanggapan positif yang diterima selama kegiatan berlangsung.
“Saya sangat antusias melihat respons yang muncul dari cerita dan pengalaman warga setelah mengikuti berbagai kegiatan SAMUDRA. Program ini menjadi langkah besar dalam membangun kerja sama antara masyarakat, pemerintah desa, lembaga-lembaga lokal, dan dunia akademik. Harapan kami, program seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus berlanjut dan dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat Desa Komodo,” tambahnya.
Dari kegiatan sosialisasi pintu ke pintu, sebanyak 100 KK menerima edukasi pemilahan sampah rumah tangga dan terdata sebagai sasaran program. Lima flipbook dikembangkan menjadi modul program bagi warga, sementara warga juga menerima kantong dan totebag ramah lingkungan. Selain itu, kebiasaan awal mengumpulkan plastik untuk bahan eco-brick mulai terbentuk di kalangan warga, dengan total lebih dari 1.000 botol plastik berhasil terkumpul.
Pada 9-13 Juni 2026, tim SAMUDRA menggelar Kelas Bahasa Inggris dengan target Kelompok Pemuda Desa Komodo, terdiri atas Komunitas Komodo Youth Guide, Pokdarwis, dan SMKN Restorasi Pulau Komodo Pelatihan bekerja sama dengan Pemerintah Desa Komodo dan tim UI, dengan materi meliputi basic greeting, menjelaskan atraksi Komodo, memberi arah, hingga menawarkan produk dan jasa lokal kepada wisatawan.
Kegiatan ini diikuti oleh 15 anggota Komodo Youth Guide, 7 anggota POKDARWIS, dan 40 Siswa/i. Sebanyak 55 modul pelatihan dan media poster diberikan sebagai penunjang materi. Peningkatan keterampilan komunikasi ini diharapkan membuka peluang ekonomi dan mendukung citra pariwisata Desa Komodo.