Museum di NTT
Peringati Hari Museum Nasional, Ini Destinasi yang Bisa Dikunjungi di NTT
Museum Bikon Blewut merupakan salah satu tempat menyimpan barang bersejarah yang menceritakan jejak peradaban di Pulau Flores dan Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Kerangka-Tikus-di-Museum-Bikon-Blewut.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Tanggal 12 Oktober 2025 merupakan peringatan Hari Museum Nasional.
Untuk memperingatinya, Tribunners bisa mengunjungi museum untuk mempelajari dan melihat pelestarian benda-benda bersejarah.
Di Nusa Tenggara Timur terdapat sekitar enam museum yang menyimpan warisan sejarah, budaya dan peradaban manusia. Museum-museum ini menjadi destinasi wisata edukasi untuk memperkaya wawasan.
Berikut lokasi enam museum tersebut :
1. Museum Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT)
Museum ini didirikan pada tahun 1977/1978. Melalui Surat KeputusanMenteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 001/0/91 tanggal 9 Januari 1991 museum ini ditetapkan sebagai Museum Negeri dan menjadi Unit Pelaksana Teknis {UPT).
Baca juga: Mengunjungi Museum 1000 Moko Alor, Ada Nekara dari Vietnam
Dengan terbentuknya otonomi daerah, maka status Museum Negeri berubah menjadi Museum Daerah NTT dan dengan demikian menjadi Unit PelaksanaTeknis Daerah (UPTD) yang bertanggung jawab kepada Pemerintah Daerah Provinsi NTT dan bernaung di bawah pembinaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Nusa Tenggara Timur.
Koleksi museum berupa benda-benda arkeologi,biologi, geologi, geografi, etnografi, historis, keramik, numismatik, heraldik, senirupa, filologi, dan teknologi.
Sebelumnya museum ini menampung 6.199 buah koleksi yang berasal dari kelompok- kelompok etnis yang mendiami 14 Kabupaten dan Kota di wilayah Provinsi NTT. Museum ini berada di Kota Kupang.
Namun kini ada 7.400 lebih koleksi. Terbanyak adalah tenun di antara benda peninggalan zaman megalitikum, perang dunia dan masa kolonialisme, juga berbagai peninggalan lainnya termasuk dari budaya maritim dan pertanian NTT.