Minggu, 26 April 2026

Berita Manggarai

Tergiur Gaji Rp 1,5 Juta, Empat Warga Manggarai Timur Korban Perdagangan Orang  

Tergiur gaji Rp 1,5/bulan bekerja di Jakarta,empat warga Manggarai Timur menjadi korban perdagangan orang

Tayang:
Editor: Egy Moa
zoom-inlihat foto Tergiur Gaji Rp 1,5 Juta, Empat Warga Manggarai Timur Korban Perdagangan Orang  
Dok.Polres Manggarai
Terduga pelaku perdagangan manusia diamankan Polres Manggarai,Jumat 17 September 2021 

Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM,Robert Ropo

TRIBUN FLORES.COM,RUTENG-Tergiur gaji Rp1,5/bulan yang dijanjikan oleh perekrut tenaga kerja,empat orang warga Kabupaten Manggarai Timur di Pulau Flores menjadi korban perdagangan manusia.

Keempat pelaku, tiga orang berjenis kelamin perempuan Yulita Klaudia Molan (20), Teresia Nao (21) dan Alfonsa Tatu (21) berasal dari Kampung Weong, Desa Rana Gapang, Kecamatan Elar Manggarai Timur. 

Mereka direkrut MN, Sabtu 13 September 2021 sekitar pukul 18.30 Wita menjanjikan gaji Rp 1,5 juta/bulan bekerja di toko di Jakarta.

Pelaku N dan SH merekrut Yohanes Jemahe (20) di rumahnya di Kampung Jongkoe, Desa Satar Punda Barat, Kecamatan Lamba Leda Utara, Manggarai Timur untuk dijadikan tukang cuci mobil.

Baca juga: Terduga Perdagangan Manusia Dibekuk Polres Manggarai di Rumah Makan

Namun belum sempat bertolak menuju Labuan Bajo di  Kabupaten Manggarai Barat menumpang kapal laut, pelaku dan korban diciduk Unit Jatanras Satreskrim Polres Manggarai,Jumat 17 September 2021 di depan rumah makan Padang di samping BRI Cabang Ruteng.

Kapolres Manggarai, AKBP Mas Anton Widyodigdo, SH.,S.IK, melalui Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda I Made Budiarsa, Minggu 19 September 2021  mengatakan calon tenaga kerja dijanjikan kerja di Jakarta.

Budiarsa menjelaskan, seorang pelaku berjenis kelamin laki-laki SH (51) dan ibu rumah tangga N (54) asal Desa Slama,Kecamatan Reok,Kabupaten Manggarai. Pelaku lainnya MN (49) warga Elar Desa Rana Gapang Kecamatan Elar Kabupaten Manggarai Timur.

Penangkapan para pelaku bermula  dari informasi diterima Unit Jatanras Polres Manggarai, Jumat 17 September 2021 sekitar pukul 12.30 Wita.

Baca juga: Ayah Kandung di Manggarai Nodai Putri Kandung Dibawah Umur

Informasi itu menyebutkan telah dilakukan perekrutan tenaga kerja tanpa dokumen. Korban dan pelaku dalam perjalanan dari terminal bus Carep ke pangkalan travel Labuan Bajo menggunakan sebuah mobil mikrolet jurusan Carep-Ruteng.

Berdasarkan informasi itu,Unit Jatanras melakukan penyelidikan. Pada pukul 13.00 Wita diamankan ketiga terduga pelaku bersama keempat korban calon tenaga kerja di depan warung Padang samping Kantor BRI Cabang Ruteng.

Mereka akan diberangkatkan ke Labuan Bajo dengan transportasi darat.

Setibanya di Labuan Bajo, keempat calon tenaga kerja akan di jemput oleh seorang pria bernama Bony.

Baca juga: Camat Ruteng Petakan Potensi Judi dan Politik Uang Pilkades Manggarai 

Selanjutnya diberangkatkan ke Jakarta, Sabtu 18 September 2021 dengan kapal laut.

Saat ini para pelaku dan para korban diamankan dan diserahkan ke Unit PPA Polres Manggarai untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Berita Manggarai lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved