Sabtu, 25 April 2026

Berita Nagekeo

Positif Covid-19 di Nagekeo Menurun, Saran Dr.Asep Purnama Jangan Eforia

Kasus harian positif Covid19 di Kabupaten Nagekeo menurun.Warga diwanti-wanti tidak eforia berlebihan,tetap displin Prokes (5M)

Tayang:
Editor: Egy Moa
zoom-inlihat foto Positif Covid-19 di Nagekeo Menurun, Saran Dr.Asep Purnama Jangan Eforia
Tribun Flores.com/Tommy Mbenu Nulangi
Juru Bicara Satgas Covid-19 Nagekeo, Silvester Teda 

Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM, Tommy Mbenu Nulangi

TRIBUN FLORES.COM,BAJAWA-Data infografis monitoring penyebaran Covid-19 Kabupaten Nagekeo, Sabtu 18 September 2021 mendapat tambahan satu kasus terkonfirmasi Covid-19.

Kasus dialami AD (15) warga Kecamatan Aesesa berdasarkan hasil swab 17 September 2021. AD diduga melakukan kontak erat.

Namun pada hari yang sama, empat pasien dinyatakan sembuh, sehingga dari total 1.444 kasus, tersisa 19 kasus yang masih menjalani masa isolasi.

"Kita berharap tak ada lagi tambahan kasus, sehingga Nagekeo benar-benar nol kasus kembali zona hijau,"kata Juru Bicara Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Nagekeo, Silvester Teda.

Baca juga: 12 Desa Rawan Pangan di Nagekeo dapat 40,6 Ton Beras dari Pemda

Silvester menambahkan,secara keseluruhan jumlah kasus aktif positif Covid-19 di Nagekeo terus melandai turun.

Namun Satgas Covid-19 dan para relawan mulai dari tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan tidak mau kecolongan atau lengah.

Catatan spesialis penyakit dalam dr. Asep Purnama, Sp.PD dari RSUD TC Hillers Maumere yang dibagikan juga ke Satgas Kabupaten Nagekeo bahwa pandemi seperti fenomena yo-yo.

"Kalau Prokes dan PPKM diperketat akan turun kasus dan kematiannya. Kalau dilonggarkan akan naik lagi. Begitu terus cycle nya," ujarnya.

Baca juga: Bupati Nagekeo Serahkan Hibah Pembangunan Dua Masjid di Mauponggo

Menurut Asep, Negara India yang sudah turun kasusnya di bawah 20 ribu bulan lalu, sekarang naik lagi 40-an ribu.  Ini terjadi karena Prokes dan pembatasan pergerakan dilonggarkan.

Fenomena yo-yo ini akan terus terjadi hingga tercapai suatu steady state condition yaitu herd immunity (kekebalan kelompok).

Sepanjang belum mencapai herd immunity, sebaiknya jangan euforia melihat angka kasus atau kematian menurun.

"Tetap taati disiplin prokes (5M) sebagai kebiasaan normal baru kita dukung 3T, dan vaksinasi dengan cakupan seluas-luasnya dan secepat mungkin," ujarnya.

Baca juga: Ritual ‘Poru Loru Keta Ja,’Terima Bupati Nagekeo Hadiri Pembangunan Kampung Adat Kawa

Silvester mengatakan, sebagai kabupaten level 2 kasus Covid-19, Satgas tetap menghimbau dan mengingatkan agar setiap warga tidak menjadikan hal ini sebagai alasan untuk melonggarkan disiplin terhadap pentingnya penegakan protokol kesehatan.

"Batasi pesta maupun aktifitas olahraga dan sosial lainnya yang menimbulkan kerumunan dalam jarak dekat. Kesehatan komunitas warga, adalah tanggung jawab bersama yang tiada berakhir," ungkapnya.

Berita Nagekeo lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved