Berita Sikka
Gangguan Jiwa Diceraikan Suami,Disembuhkan Rohaniawan Biara Kamilus
Berkat bantuan rohaniwan Biara Kamilus,Maria Kristina Daro berubah total semenjak sembuh dari deraan gangguan jiwa empat tahun silam
Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM,Aris Ninu
TRIBUN FLORES.COM,MAUMERE-Keseharian Maria Kristina Daro berubah total semenjak sembuh dari deraan gangguan jiwa empat tahun silam.
Pernah menyandang predikat orang dengan gangguan jiwa (OGDJ),kini warga Jalan Wairklau, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok,Kabupaten Sikka di Pulau Flores boleh tersenyum. Ia kembali melanjutkan perjuangan hidup menafkahi dua orang anaknya.
Ditemui di rumahnya, Jumat 24 September 2021,Maria menuturkan gangguan jiwa yang dialaminya karena masalah dengan suaminya.
Suaminya memisahkan dirinya ketika menjelang penerimaan sakramen perkawinan.
Baca juga: Harapan Julie Laiskodat setelah Peternak Babi di Sikka dapat Pelatihan BBPP Kupang
"Tahun 2016 saya dan suami pisah.Saya kembali ke Maumere.Saya dan suami awalnya di Kalimantan Timur. Saya merantau lalu bertemu suami di sana. Saat mau nikah, dia ceraikan saya. Mungkin karena pikiran saya lalu sakit tahun 2017.Saya harus berjuang sembuh demi dua anak saya. Anak saya dari perkawinan dengan suami ada dua orang.Satunya sudah SMA dan satunya SMP," kata Maria.
Semenjak sakit, keluarga memasungnya di dalam kamar selama satu bulan.
"Saya dipasung dengan kayu di dalam kamar.Selama satu bulan saya dipasung lalu tanta saya di Nita beritahu Frater dari Biara Kamilus kebetulan bertemu di pasar.Frater dari Biara Kamilus datang ke rumah.Mereka lihat saya.Kemudian ada Pater Biara Kamilus datang ke rumah saya.Mereka sempat menangis lihat kondisi saya," kata Maria.
Sepulangnya Pater Biara Kamilus mereka memberi obat dan menyarankan ke dokter agar diperiksa.
Baca juga: Kabupaten Sikka,Barometer Kerukunan Masyarakat di NTT
"Pater Biara Kamilus kasih obat dan mereka doa buat saya.Selama proses penyembuhan tetap dipasung.Sampai saya sembuh satu bulan kemudian.Pasung saya dibuka satu bulan karena saya sembuh berkat obat dan doa," paparnya.
Ia mengatakan doa dari pater yang membantu penyembuhannya membuat ia kuat dan sembuh.
"Sekarang saya sudah sehat dan sudah beraktivitas.
Saya sekarang sudah tidak pikiran lagi. Saya juga dilarang kerja keras.Sekarang saya bantu orang masak dan bantu orang kalau mau rebonding.Dulu saya jual ikan bakar sekarang tidak lagi karena corona makanya saya kerja lain," papar Maria.
Ia mengaku bahagia karena sudah sembuh. Bahkan dua anaknya yang masih mengenyam pendidikan dibantu Biara Kamilus.
Baca juga: Perjuangan Elisabeth Nafkahi Anak Disabilitas Sampai ke Telinga Kajari Sikka
"Terima kasih Pater Andi dan teman-teman dari Biara Kamilus Maumere.Sekarang saya bahagia karena sudah bisa kerja dan bantu anak-anak agar bisa sekolah," ungkapnya.
Ia mengatakan, dirinya sekarang selalu bersedih kalau melihat orang yang sakit dipasung lalu dibiarkan tanpa diobati.
"Saya kalau lihat orang pasung saya sedih.Saya sedih karena dulu saya seperti ini.Saya dulu badan kurus dan kaki bengkak karena dipasung.Makanya kalau ada yang masih dipasung karena sakit sebaliknya diobati.Sakit yang kami alami pasti sembuh kalau ada kemauan dan doa," ujarnya.