Berita Ende
Batal Terbang Ende-Kupang Calon Penumpang Citilink Ditawari Dua Pilihan
Puluhan calon penumpang pesawat Citilink tujuan Ende-Kupang batal terbang Senin 4 Oktober 2021 ditawarkan dua pilihan,reschedule dan refund
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Penumpang-Citilink.jpg)
Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM, Oris Goti
TRIBUN FLORES.COM,ENDE- Puluhan calon penumpang pesawat Citilink tujuan Ende- Kupang batal terbang, Senin 4 Oktober 2021 dberikan dua pilihan, reschedule hingga 6 Oktober 2021 dan refund.
Customer service maskapai Citilink di Bandara Hasan Aroeboesman Ende, Tika menyatakan 64 penumpang dewasa dan 2 bayi batal terbang karena karena masalah operasional pesawat Citilink di Kupang.
“ Penerbangan dibatalkan karena masalah operasional di Kupang,sehingga pesawat tidak bisa ke sini," ujarnya.
Penumpang mengeluhkan biaya penginapan, namun Tika menegaskan hanya dari luar Kabupaten Ende ditanggung pihak maskapai.
Baca juga: Calon Penumpang Pesawat Citilink Terlantar di Bandara Hasan Aroeboesman Ende
"Kebanyakan penumpang hari ini dari Ende. KTPnya Ende, akomodasi hotel tidak kami tanggung sama sekali," ungkapnya.
Sedangkan biaya rapid antigen sepenuhnya merupakan tanggung jawab penumpang.
Pembatalan penerbangan membuat kesal para penumpang. Seharusnya maskapai lebih awal mengumumkan pembatalan, sehingga mereka tidak menunggu berjam- jam di Bandara Hasan Aroeboesman Ende.
Para calon penumpang sudah berada di Banadra sekitar pukul 06.00-07.00 Wita menunggu pesawat Citilink yang dijadwalkan terbang ke Kupang pukul 07.30.
Baca juga: Bunyi Tiang Listrik Memicu Gerombolan Pria Aniaya NW di Ende
Namun baru sekitar pukul 10.30, maskapai Citilink mengumumkan pembatalan penerbangan.
"Yang jelas kita rugi gara- gara pesawat batal terbang. Belum tahu kebijakan maskapai seperti apa," kata Meldy, calon penumpang.
Fred Siga, calon penumpang lain mengaku kecewa karena pembatalan penerbangan tersebut.
"Kecewa berat. Saya sudah duduk di Bandara sejak jam 07.00 karena jadwal keberangkatan sebenarnya adalah jam 07.25 pesawat sudah take off," ujar Fred.
Lebih menjengkelkan lagi, kata Fred, pembatalan penerbangan baru diumumkan sekitar pukul 10.20.
Baca juga: Pemuda Asal Ende Tewas Dianiaya Gerombolan Pria
"Seharusnya pihak maskapai sudah mengantisipasi untuk menyampaikan bahwa pesawat ini tidak terbang, sehingga kami bisa memilih alternatif lain dengan menggunakan pesawat lain," tegas Fred.