Berita Ngada
SMAK Regina Pacis Bajawa Loloskan Tiga Siswa ke Kompetisi Sains Nasional
SMAK Regina Pacis Bajawa patut berbangga. Tiga orang siswanya lolos dalam lomba Kompetensi Sains Nasional (KSN) di Jakarta
Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM,Tommy Mbenu Nulangi
TRIBUN FLORES.COM,BAJAWA-Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Regina Pacis (Recis) Bajawa lolos lomba Kompetensi Sains Nasional (KSN) di Jakarta.
Ketiga siswa itu adalah Arief Yosep Ndiwal lolos pada KSN Ekonomi, Francischa M. Soli dari KSN Biologi, dan Benedikta A. Mo'i dari KSN Informatika.
Arif Yosep Ndiwa mengaku sangat bangga dengan pencapaian tersebut. Selain menjadi kebanggaan dirinya sendiri tetapi juga menjadi kebanggaan SMAK Recis Bajawa.
Menurutnya, prestasi yang diraihnya tersebut merupakan buah dari kerja kerasnya setahun yang lalu di bawah bimbingan guru pendamping Marselinus Roga Loko.
Baca juga: Penganiayaan Siswa SMKN di Ngada,Keluarga Korban Serahkan Diproses Hukum
"Persiapan cukup lama, hampir setahun yang dimulai dari bulan november tahun lalu, perjalanan cukup panjang", ujarnya Senin 11 Oktober 2021.
Benedikta A. Mo'i mengikuti lomba KSN informatika mengatakan membutuhkan analisa matematika yang cukup sulit dalam kompetensi tersebut.
Untuk memenangkan perlomba tersebut ia terpaksa harus mengurangi untuk mengikuti jam pelajaran dan perbanyak jam latihan untuk bisa lolos ke tingkat nasional.
"Saya terpaksa mengurangi jam untuk belajar bersama dengan kawan-kawan di kelas dan fokus melakukan pelatihan untuk olimpiade ini," jelasnya.
Baca juga: Penganiayaan Siswa SMKN di Ngada,Pelaku Emosi Mulutnya Ditaruh Garam
Menurut Benedikta, kemenangan tersebut merupakan buah dari kerja keras dirinya, serta motivasi dari guru dan kepala sekolah SMAK Regina Pacis.
Guru pendamping, Marselinus Roga Loko mengaku kemenangan yang diraih oleh tiga siswa SMAK Recis Bajawa merupakan perjuangan berdarah-darah dan banyak mengeluarkan keringat bahkan air mata.
"Mereka luar biasa, tidak pernah mengeluh, baik pagi, siang maupun malam mereka tetap semangat untuk menyiapkan diri mengikuti lomba ini, bagi mereka lolos ke tingkat nasional adalah target mereka," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SMAK Regina Pacis Bajawa Hendrianto Emanuel Ndiwa mengatakan bahwa perjuangan yang berdarah-darah pasti mendapatkan hasil yang memuaskan.
Baca juga: Siswa SMKN Ngada Tewas di Tangan Teman Sendiri
Ia bersyukur karena pada perlombaan KSN kali ini, SMAK Regina Pacis menjadi satu-satunya sekolah yang bisa mengutus tiga siswa ke tingkat nasional.
"Untuk itu, saya berharap prestasi ketiga siswa ini menjadi motivasi bagi siswa-siswa lain untuk lebih semangat dalam belajar," ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Hendrianto juga memberi apresiasia atas kerja keras ketiga siswa dan para guru pendamping yang telah melakukan pendampingan kepada para murid sehingga bisa lolos ketingkat nasional.