Breaking News:

Berita Flores Timur

Kantongi Izin Bupati Flotim, Enam ASN Terpilih Jadi Kepala Desa

Sejumlah 12 orang ASN di Flores Timur yang mendapat izin bupati mengikuti pemilihan kepala desa terpilih menjadi kepala desa.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/AMAR OLA KEDA
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Flores Timur, Theodorus Hadjon. 

Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM.COM, Amar Ola Keda

TRIBUN FLORES.COM, LARANTUKA-Sebanyak 12 orang Aparatur Negara Sipil (ASN) di Kabupaten Flores Timur (Flotim) Pulau Flores yang mendapatkan izin Bupati Flotim mengikuti pencalonan kepala desa, enam orang diantaranya terpilih menjadi kepala desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Flores Timur, Theodorus Hadjon mengatakan enam orang terpilih menjadi kepala desa yakni Kepala Desa Redontena Kecamatan Kelubagolit, Kepala Desa Watowara Kecamatan Titehena, Kepala Desa Nisa Bulan Kecamatan Adonara, Kepala Desa Hurung Kecamatan Adonara Barat, Kepala Desa Lewobunga Kecamatan Adonara Timur dan Kepala Desa Lewat Kecamatan Ile Boleng.

"Ada enam ASN yang terpilih sedangkan enam lainnya tidak terpilih," katanya kepada wartawan, Jumat 19 November 2021.

Ia mengatakan, bagi ASN yang maju calon kades dan tidak terpilih maka akan kembali ke unit kerjanya. Sementara yang terpilih maka terhitung sehari setelah tanggal pelantikan yang bersangkutan harus mengundurkan diri dari ASN.

Baca juga: Taman Doa Bukit Fatima, Destinasi Wisata Religius Baru di Larantuka

ASN yang terpilih menjadi Kades, kata dia, tidak akan hilang semua hak dan kewajibannya, termasuk gaji berkala.

"Gaji ASN tetap jalan, hanya tunjangan penambahan penghasilan (TPP) saja yang tidak dapat sesuai Perbup. Termasuk penjabat kades," katanya.

Ia menambahkan, ASN yang diberi ijin menjadi calon kades dan terpilih itu tidak akan berpengaruh pada kekosongan jabatan di tempat ia bekerja.

"Hampir semua ASN yang diberi ijin ini, tidak menjabat struktural, lebih banyak staf pelaksana (fungsional umum), jadi tidak berpengaruh. Kalau dia memiliki jabatan, pasti atasannya tidak memberi rekomendasi, karena akan terjadi kekosongan," jelasnya.

Baca juga: Dipecat, Oknum Guru SMKN Larantuka Ajak Siswi Kerja Tugas di Kamar

Untuk diketahui, sebanyak 118 desa di Kabupaten Flores Timur melaksanakan Pilkades serentak 16 Oktober 2021. Sebanyak 118 desa itu tersebar di 17 kecamatan dari total 19 kecamatan di Kabupaten Flores Timur. Dua kecamatan yang tidak menggelar Pilkades serentak yakni, Kecamatan Larantuka dan Kecamatan Demon Pagong.

Berita Flores Timur lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved