Berita Ende
Kades Detusoko Barat; Pariwisata Bukan Hanya Keindahan Tapi Pertukaran Pemahaman
Tidak keliru pemilihan Desa Detusoko Barat di Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Pulau Flores menjadi salah satu desa wisata terbaik, Anugerah Desa W
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Lempar-Kemiri.jpg)
Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM, Oris Goti
TRIBUN FLORES.COM,ENDE-Tidak keliru pemilihan Desa Detusoko Barat di Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Pulau Flores menjadi salah satu desa wisata terbaik mendapat Anugerah Desa Wisata Indonesia (Adwi).
Detusoko Barat mampu mengoptimalkan segala potensi alam, budaya, tradisi, seni, bahkan rutinitas dan kebiasaan warga menjadi atraksi dan produk pariwisata.
Kepala Desa Detusoko Barat, Kabupaten Ende, Pulau Flores, Nando Watu mengatakan pariwisata yang dikembangkan di Detusoko Barat bukan hanya soal tempat, tetapi juga atraksi seni budaya dan bahkan rutinitas warga.
"Pariwisata sebenarnya bukan hanya soal keindahan, tetapi ada pertukaran pemahaman, pengalaman ketika orang berkunjung ke sebuah destinasi wisata," ujar Nando, Rabu 1 Desember 2021.
Baca juga: 31 Desa di Ende Rentan Pangan, Desa Wologai Paling Rentan
Menurut Nando,semua potensi dikemas dengan baik dan menarik, beragam seni, budaya dan rutinitas warga menjadi produk dan atraksi pariwisata.
"Seperti warga pecahkan kemiri, anak-anak bermain permainan tradisional, warga bekerja di awah, itu sesungguhnya juga pariwisata itu sendiri," jelasnya.
Karena itu, perjalanan pariwisata bukan hanya perjalanan fisik, tapi juga pengalaman, pengetahuan, emosional.
"Ini yang harus banyak digali dalam konteks pariwisata. Jadi sesungguhnya pariwisata premium yang begitu," jelasnya.
Baca juga: Sandiaga Uno Main Kemiri di Detusoko Barat,Semua Potensi Jadi Atraksi Pariwisata
Nando Watu menekankan pentingnya membangun kolaborasi dengan pentahelix atau lima jalinan stakehokders yakni pemerintah, komunitas, akademisi, pengusaha dan media.
Melalui kolaborasi pentahelix, Detusoko Barat bisa mendapat banyak support.
Menurutnya melibatkan kaum milenial dan orang yang paham dunia digital juga penting, untuk menjawab tantangan sekaligus digitaliasi.
Nando mengakui bahwa masih banyak kekurangan di Detusoko Barat yang harus terus dibenahi. Komitmen, mindset dan motivasi, misalnya, butuh kerja - kerja yang berkelanjutan.
Baca juga: Jual Kosmetik Tanpa Izin Edar, Warga Ende Didenda Rp 5 Juta
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, dan Wakil Kementerian Desa, Budi Arif, Rabu sore mengunjungi Desa Detusoko Barat. Keduanya kagum menyaksikan pengembangan pariwisata di desa tersebut.
Sandiaga mendorong Desa Detusoko Barat lebih kreatif lagi memanfaatkan segala potensi yang ada. Dia juga berharap desa-desa lain di Ende bisa saling belajar untuk kembangkan desa wisata.