Breaking News:

Berita Manggarai Timur

Bertukar Dokumen, BPJS Kesehatan Matim dan RSUD Borong Jalin Kerja Sama

Meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Manggarai Timur, RSUD Borong melakukan kerja sama dengan BPJS Kesehatan Manggarai Timur.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/ROBERT ROPO
BPJS Kesehatan Manggarai Timur dan RSUD Borong,Kamis 9 Desember 2021 menandatangi kesepakatan kerjasama. 

Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUN FLORES.COM,BORONG-Meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Manggarai Timur, RSUD Borong melakukan kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Launching kerja sama itu ditandai penyerahan dokumen kerja sama dari Pimpinan BPJS Kabupaten Manggarai Timur, Mariani Vianey Sebatu kepada Sekertaris Daerah (Sekda) Manggarai Timur, Ir. Boni Hasudungan Siregar, di Aula Lantai 2 Gedung Rawat Jalan RSUD Borong, Kamis 9 Desember 2021.

Turut menyaksikan penyerahan dokumen kerja sama itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur, Pranata Kristiani Agas, Direktur RSUD Borong dr Emilia Yori Dorsi, sejumlah Kepala Bagian Setda Manggarai Timur, Kepala Tata Usaha (KTU) RSUD Borong, Arkadius Bangkir, S.Kep bersama para dokter, tenaga medis RSUD, karyawan BPJS dan sejumlah tamu undangan lainya.

Boni mengatakan pemerintah daerah tentu bersyukur karena sudah secara resmi kerja sama RSUD Borong dengan BPJS Kesehatan. Karena dengan dilaunchingnya kerja sama ini maka masyarakat Manggarai Timur sebagai peserta BPJS Kesehatan sudah bisa dilayani di RSUD Borong.

Baca juga: Korban Kebakaran Rumah di Ngkiong Dora dapat Bantuan BPBD Manggarai Timur

Dikatakan Sekda Boni, sejauh ini masyarakat sebagai peserta BPJS dilayani di rumah sakit tetangga seperti RSUD dr Ben Mboi Ruteng dan RSUD Bajawa.

Ada berapa komitmen yang masih memilki kekurangsn kata Sekda Boni, Pemda Manggarai Timur akan berusaha memaksimalkan termasuk kekurangan dua dokter spesialis seperti Dokter spesialis anak dan dokter spesialis penyakit dalam.

Selain itu juga, kata Sekda Boni, dengan adanya kerja sama ini juga berdampak untuk pendapatan daerah berkaitan dengan pelayanan BPJS kesehatan di RSUD Borong.

Sekda Boni juga mengatakan, Pemda Manggarai Timur berharap kepada RSUD Borong agar tingkat pelayanan yang baik, maka kesehatan masyarakat dari hari ke hari semakin baik.

Baca juga: Rumah Milik Warga Desa Rana Mbata di Manggarai Timur Terbakar

Direktur RSUD Borong dr Emilia Yori Dorsi, mengatakan, kerja sama RSUD Borong bersama BPJS Kesehatan sudah melalui berbagai tahapan dan proses meskipun ada sejumlah kendala yang dihadapi pihak RSUD di tengah pandemi Covid-19.

Selain itu juga karena atas berkat dukungan Pemda, DPRD dan BPJS Kesehatan sehingga setelah dilakukan kredensialin meskipun RSUD hanya memperoleh skor 67 seharusnya standar minimal 75, namun BPJS memberikan keringanan sehingga bisa bekerja sama.

Meski demikian, ada sejumlah komitmen yang harus dilaksanakan atau dipenuhi RSUD diantaranya kekurangan dokter spesialis anak dan dokter spesialis penyakit dalam. Saat ini RSUD Borong hanya baru memiliki 4 orang dokter spesialis.

dr Yori juga meminta kritikan, saran dan masukan dari berbagai pihak terhadap pelayanan yang dilakukan pihaknya di RSUD itu yang penuh dengan kekurangan karena usia RSUD itu tergolong masih mudah ibarat masih bayi. Dengan harapan agar pelayanan RSUD ke depan semakin baik.

Baca juga: Bupati Manggarai Timur Gencarkan Promosi Destinasi Wisata Gua Cingcoleng

Pimpinan BPJS Kabupaten Manggarai Timur, Mariani Vianey Sebatu, dalam kesempatan itu, menyampaikan selamat kepada Pemda Manggarai Timur atas berdirinya RSUD Borong karena dapat hadir memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved