Breaking News:

Berita Kota Kupang

Kejati NTT Temukan Indikasi Korupsi Proyek Rumah MBR Senilai 2 Miliar di Kabupaten Kupang

"Berdasarkan hasil gelar perkara maka kasus ini ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan karena ada unsur melawan hukum," tandasnya.

Editor: Gordy Donovan
Tribun Flores.Com
Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi NTT, Abdul Hakim. 

TRIBUN FLORES.COM | KUPANG – Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) menemukan ada indikasi korupsi dalam proyek pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kabupaten Kupang.

Proyek MBR itu senilai Rp 2 miliar dikerakan pada tahun anggaran 2012.

"Kejaksaan Tinggi NTT menemukan adanya perbuatan melawan hukum dalam proyek pembangunan rumah berpenghasilan rendah senilai Rp 2 miliar Tahun Anggaran 2021 di Kabupaten Kupang," sebut Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi NTT Abdul Hakim di Kupang, Rabu 5 Januari 2022.

Abdul Hakim menjelaskan proyek pembangunan rumah bagi warga tidak mampu itu dilakukan Kementerian Perumahan Rakyat pada Satker Penyediaan Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Direktif Residen di Provinsi NTT tahun 2012.

Baca juga: BAP Pembunuhan Astri dan Lael Dilimpahkan Polda NTT ke Kejati NTT

Menurutnya, berdasarkan hasil gelar perkara dilakukan penyidik Kejati NTT terungkap adanya tindak pidana penyuapan untuk memuluskan pembangunan rumah bagi warga tidak mampu di Kabupaten Kupang.

"Berdasarkan hasil gelar perkara maka kasus ini ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan karena ada unsur melawan hukum," tandasnya.

Abdul Hakim menerangkan, penyidik Kejati NTT segera melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), kontraktor pelaksana maupun aparat terkait di Kabupaten Kupang.

"Dalam pekan depan proses pemeriksaan sudah mulai dilakukan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi NTT," tegasnya.

Ia mengatakan, pengerjaan puluhan unit rumah sederha bagi warga tidak mampu itu dilakukan kontrak asal Jakarta yang diduga menggunakan bendera pihak lain.

"Proses tendernya semuanya dilakukan di Jakarta tetapi lokasi pembangunan rumah di Kabupaten Kupang," tegas Abdul Hakim.

Berita Kota Kupang Lainnya

Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul Jaksa Temukan Indikasi Korupsi Proyek Rumah MBR di Kabupaten Kupang

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved