Berita Kota Kupang
Polisi Periksa Randi Badjideh dan Istri Pakai Alat Deteksi Kebohongan
Selain memeriksa Randi, Penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) juga kembali memeriksa istri Randi, IU alias Ira.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Randi-Jalani-Rekonstruksi.jpg)
TRIBUN FLORES.COM, KUPANG - Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) memeriksa Randi, tersangka pembunuhan ibu dan anak di Kupang.
Selain memeriksa Randi, Penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) juga kembali memeriksa istri Randi, IU alias Ira.
Pemeriksaan kali ini dengan menggunakan alat deteksi kebohongan (lie detector).
Randi Badjideh merupakan terangka pembunuhan Astri Evita Suprini Manafe (30) dan Lael Maaccabee (1).
Baca juga: Kejati NTT Beri Atensi Khusus Kasus Pembunuhan Astri dan Lael di Kota Kupang
Sedangkan Ira masih berstatus saksi. Turut diperiksa empat saksi lainnya, termasuk SM alias Santy. Santy dan Ira bersahabat.
Pemeriksaan tersangka dan saksi dibenarkan Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Senin10 Januari 2022 malam.
"Sejak hari Jumat 7 Januari, Sabtu 8 Januari dan Senin 10 Januari telah dilakukan pemeriksaan forensik, lie detector terhadap tersangka dan tiga orang saksi," jelas Kombes Krisna melalui pesan WhatsApp.
Ia mengatakan, pemeriksaan terhadap dua saksi dilanjutkan hari ini Selasa 11 Januari 2022.
Pemeriksaan terhadap Ira bukan baru pertama. Sebelumnya, telah tiga kali menjalani pemeriksaan.
Pada Selasa 14 Desember 2021 lalu, Ira menjalani pemeriksaan di Mapolsek Alak Polres Kupang Kota.
Baca juga: BAP Pembunuhan Astri dan Lael Dilimpahkan Polda NTT ke Kejati NTT
Usai pemeriksaan sekitar 2 jam oleh penyidik, Ira bungkam. Dia bergegas menaiki mobil, tak mau menjawab pertanyaan wartawan.
Ira menumpang mobil Toyota Fortuner warna hitam, tiba di Mapolsek Alak sekitar pukul 11.15 Wita. Guru SMP Negeri 5 Kota Kupang ini memakai baju dan celana panjang warna senada, biru.
Selain tas tangan, Ira membawa botol ungu berisi air. Rambutnya yang panjang dan dicat pirang dibiarkan terurai. Ira datang ditemani sejumlah pria. Turun dari mobil, Ira langsung masuk ruang pemeriksaan.
Dia terpantau keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 13.20 Wita. Saat diberondong pertanyaan oleh wartawan, dia menolak menjawab.
"Sonde (tidak) usah sa," ujar seorang pria berbadan besar yang mendampingi Ira.