Berita Maumere
BREAKING NEWS : Rem Blong & Hilang Kendali, Pengendara di Sikka Tabrak Pohon Kemiri, 2 Orang Tewas
Disebut, dalam Lakalantas tersebut dua orang dinyatakan meninggal dunia usai sepeda motor menabrak pohon kemiri.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Aris Ninu
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) terjadi di Jalan Raya Natarmapat, Dusun Natarmapat, Desa Waihawa, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, Sabtu, 15 Januari 2022 sore.
Disebut, dalam Lakalantas tersebut dua orang dinyatakan meninggal dunia usai sepeda motor menabrak pohon kemiri.
Selain menghilangkan dua nyawa yang masih ada hubungan keluarga, ada satu korban luka ringan.
Korban yang meninggal dunia berstatus oma dan cucu. Pengendara motor berstatus anak kandung yang membonceng mama dan keponakannya.
Baca juga: BREAKING NEWS; Sepeda Motor Diseruduk,Uang Rp 215 Juta Raib Dibawa Penjambret di Maumere
Laka ini terjadi karena diduga rem motor blong dan tidak bisa dikendali hingga menabrak pohon kemiri di kiri jalan.
Hasil olah TKP aparat Lantas Polres Sikka pasca kejadian menjelaskan, jalan lurus beraspal, menurun, cuaca cerah dan arus lalu lintas sepi.
Polisi saat terjun ke TKP langsung mengidentifikasi nama pengendara motor usai laka yakni Imaculata Mercy (24), warga Desa Nenbura, Kecamatan Doreng.
Mercy setelah kecelakaan mengalami luka lecet pada lutut kiri dan patah bahu kiri. Mercy dibawa ke Puskesmas Habibola dan langsung menjalani perawatan.
Warga yang dibonceng Mercy ada dua orang , pertama Laurensia Sidok (65), warga Dusun Hebar, Desa Nenbura, Kecamatan Doreng.
Laurensia pasca kejadian dibawa ke Puskesmas Habibola. Laurensia mengalami luka robek pada bagian kiri dan kanan kepala, luka patah tulang pada jari manis kanan, luka lecet pada tumit kaki kanan. Laurensia yang menjalani perawatan akhirnya meninggal dunia diruang IGD Puskesmas Habibola pukul 20.39 Wita.
Baca juga: BREAKING NEWS : Pengendara di Maumere Tabrak Seorang Wanita, Lalu Gasak Uang Rp 215 Juta
Korban kedua, Yunia Fransiska Bura (5). Pelajar PAUD ini tinggal di Desa Nenbura. Yunia mengalami luka memar lembek pada bagian kepala, mulut dan hidung mengeluarkan darah.
Yunia menghembuskan nafas pada pukul 18.45 Wita usai menjalani perawatan. Yunia pun ketika dirawat tidak sadarkan diri hingga meninggal dunia. Kejadian laka yang merenggut nyawa dua orang ini bermula dari pengendara motor beat yang dikendarai Mercy membonceng Laurensia di bagian belakang dan Fransiska di bagian depan.
Mereka dari arah utara ke Sekatan. Sesampainya di TKP, motor tidak bisa dikendalikan karena rem blong.
Motor lalu menabrak sebatang pohon kemiri di bagian kiri jalan raya sehingga semuanya terpental ke badan jalan. Motor rusak dan para korban dibawa ke puskesmas guna mendapat pertolongan.