Berita Ende
24 Ribu Jiwa Warga Ende Tidak Bisa Konsumsi Air PDAM
Banjir menerjang pipa induk melintas di Sungai Wolowona menyebabkan 24 ribu jiwa warga Kota Ende tidak bisa menikmati air bersih dari PDAM.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/SUNGAI-WOLOWONA.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Oris Goti
TRIBUNFLORES.COM, ENDE-Sebanyak 24 ribu jiwa warga Kabupaten Ende, Pulau Flores saat ini tidak bisa lagi mengkonsumsi air bersih PDAM Ende.
Hal itu disampaikan Direktur PDAM Ende, Yustinus Sani saat diwawancarai TRIBUNFLORES.COM, di ruang kerjanya, Kamis 20 Januari 2022.
Menurut Yustinus, PDAM Ende tidak bisa mendistribusikan air ke pelanggan karena banyak pipa induk mengalami kerusakan dan ada hilang terbawa arus sungai Wolowona.
Pelanggan yang tidak bisa terlayani, kata Yustinus, yakni dalam wilayah Kota Ende dan sekitarnya.
Baca juga: Warga Nonton Banjir dari Jembatan Wolowona Ende, Anggota TNI : Ayo Bubar
"Jadi ada 4.000 pelanggan, yang mana dalam satu rumah bisa ada sekitar enam jiwa, sehingga total 24 Ribu," kata Yustinus.
Total keseluruhan pelanggan di Kabupaten Ende, lanjutnya, 14 ribu pelanggan sementara pelanggan dalam wilayah Kota Ende 9.550 pelanggan.
Yustinus mengaku sudah berkomunikasi dengan Bupati Ende, Djafar Achmad, BPBD, PUPR dan Satpol PP untuk mencari solusi bagi 4.000 pelanggan yang saat ini tidai terlayani.
"Nanti kita akan layani pakai tanki air, keliling ke rumah-rumah pelanggan distribusi air. Kami sudah koordinasi dengan beberapa intansi," kata Yustinus.
Baca juga: Hujan Deras di Ende Muncul Air Terjun di Bukit Ae Gena, Sungai Wolowona Berubah Ganas
Menurutnya, PDAM Ende membutuhkan, kurang lebih dana Rp 400-Rp 500 juta untuk perbaikan jaringan pipa.
"Kalau soal kapan bisa baik dan lancar kembali, saya belum bisa memastikan," ujarnya.
Diketahui, arus sungai Wolowona berubah menjadi sangat deras dan kotor akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ende, 18 Januari 2022 malam.