Berita Ngada
BREAKING NEWS : Satu Unit Rumah di Bajawa Ludes Terbakar, Begini Penjelasan Polisi
Selanjutnya, ia keluar dari dalam kamar dan langsung ke luar rumah berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Asap-mengepul-rumah-milik-Petrus-Lulu.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Tommy Mbenu Nulangi
TRIBUNFLORES.COM, MBAY - Satu unit rumah permanen di Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Ngedukelu, Kecamatan Bajawa ludes dilahap sijago merah pada, Senin 24 Januari 2022, sekitar pukul 11:30 Wita.
Rumah tersebut terbakar saat pemiliknya Petrus Lulu (69) sedang berada di kebunnya.
Kasat Intel Polres Ngada, Iptu Jessy Silahooy mengungkapkan bahwa, saat kejadian pemilik rumah Petrus Lulu sedang berada di kebun dan mendapat informasi tersebut dari salah satu tetangga yang menelepon.
Berdasarkan keterangan anak kandung Petru Lulu yakni Sherlyn Lulu menjelaskan bahwa kobaran api berasal dari kamarnya sehingga ia kaget mendengar bunyi letusan yang cukup besar.
Baca juga: BREAKING NEWS : Ikan Hiu Gigit 2 Nelayan Maumere di Sikka Pulau Flores
Ketika masuk ia masuk ke dalam kamar, kobaran api sudah membesar.
Selanjutnya, ia keluar dari dalam kamar dan langsung ke luar rumah berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Sementara saksi lainnya, Sri Wahyuni Tora (25) yang tinggal di rumah kos tersebut mengatakan bahwa saat kejadian, ia sementara makan sambil bercerita di kamat kosnya.
Saat itu, dia mendengar bunyi ledakan yang cukup besar dan kedengaran dari luar rumah.
Ia kemudian berlari keluar rumah dan melihat rumah tersebut sudah berasap.
Baca juga: Sekda Manggarai Ajak ASN Semangat, Jangan Terganggu dengan Isu Mutasi
Ia kemudian berteriak memanggil teman lainya lari keluar bersama anak tuan kost Sherly Lulu.
Saat kebakaran di dalam rumah terdapat delapan orang antara lain Sherly Lulu (anak pemilik rumah), Sri Wahyuni Toa (anak kos), Bergita Wea ( anak kos), Matrona Oci Wea (anak kos), Sandro Lulu (anak pemilik rumah), Guero 5 Tahun (anak Sherly Lulu), Sances 3 Tahun (anak Sherly Lulu), dan Lila 1 Tahun (anak Sherly Lulu).
"Anak kost ada lima orang. Yang ada pada saat kejadian dua orang, yang lainnya sementara bekerja," ungkapnya.
Atas kejadian tersebut, jelas Jessy, sekitar pukul 11:45 Wita, anggota Damkar beserta satu truck Damkar tiba di TKP dan langsung berupaya memadamkan api dibantu masyarakat sekitarnya.