Berita Sikka

LPDB Kopdit Obor Mas Mengubah Usaha Transpuan di Sikka, Buka Salon Kecantikan, Bridal dan Make Over

Ketrampilan mengelola salon kecantikan sudah dimliki Sandri,transpuan di Sikka. Ketika memulai usahanya, bukan main sulitnya mengakses modal.

Penulis: Egy Moa | Editor: Egy Moa
DOK.KSP KOPDIT OBOR MAS
Transpuan pemilik usaha salon kecantikan, Sandri. 

TRIBUNFLORES.COM,MAUMERE-Merintis usaha salon kecantikan delapan tahun yang lalu tidak mudah dilakoni Alexandria Seke, transpuan asal Paga, 41 Km arah barat Kota Maumere, Kabupaten Sikka di Pulau Flores.

Jatuh bangun dialaminya.Sebelum memulai usaha, Sandri sapaan Alexandria sudah membekali diri belajar ketrampilan mengelola salon.

Merantau ke Samarinda dijalaninya. Bekerja sekaligus belajar di salah satu salon kecantikan milik transpuan asal Ende, Susi Salon.

Merasa cukup dengan ketrampilan yang ia pelajari,Sandri pulang ke Paga merintis usaha salon di rumahnya dengan sistim panggilan. Bila ada pelanggan yang membutuhkan pelayanannya, mereka menghubunginya via telepon.

Baca juga: Dimodali Kopdit Obor Mas, Kaur Desa Kolidetung Berdayakan Perempuan Tanam Holtikultura

Tahun 2014, ia kembali lagi Kalimantan menambah ketrampilan 'make over' selama delapan bulan dari sahabat lamanya

Sekembalinya dari Samarinda, Sandri meneruskan lagi belajar 'make up artist' (MUA) satu minggu di salah satu sahabat transpuannya, MUA Zamantha Karen, di Kupang.

Bekal ilmu yang didapat di Samarinda dan Kupang, Sandri memberanikan diri mengontrak tempat untuk usaha salon kecantikannya di Paga.

Namun ekspetasi Sandri membuka usaha salon itu mudah ternyata salah. Dia harus berhadapan denganakni modal usaha.

Baca juga: Filosofi Kepemimpinan Alat Vital Pria Bikin Ngakak Karyawan Kopdit Obor Mas

Sandri mengalami kesulitan modal usaha berusaha meminjam di lembaga keuangan.Namun semua lembaga yang didatanginya tidak mempercayainya memberkan kredit modal usaha.

"Semua ilmu telah saya pelajari. Giliran mau jalankan usaha, saya kewalahan modal. Hampir semua lembaga keuangan di Paga saya coba ajukan kredit, tapi tidak satupun yang saya dapat. Mungkin mereka lihat saya baru memulai usaha ini dan meragukan saya," kisah Sandri ditemui Jumat, 28 Januari 2022.

Sandri akhirnya bertemu staf KSP Kopdit Obor Mas Cabang Paga. Pertemuan itulah yang mengubah segalanya.

Ia dikenalkan dengan salah satu produk pinjaman berbunga murah untuk modal usaha yakni pinjaman LPDB.

Baca juga: GM Kopdit Obor Mas Lantik Manajer Area dan Tiga Manajer Cabang, Ingat Layani Anggota

Mendapatkan motivasi dari staf KSP Kopdit Obor Mas,Sandri menerima tawaran pinjaman itu.

"Saya setuju dan terima awaran LPDB. Karena bunganya murah untuk modal usaha. Bunganya tidak sampai 1 persen hanya 0,9 persen/bulan,"cerita Sandri.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved