Berita Maumere
Mengenal Chosik, Makanan Tuhan saat Hari Valentine di Maumere Sikka
Ia menyebutkan tahap selanjutnya, Biji Kakao setengah jadi masuk lagi kedalam mesin penggiling lalu kemudian diayak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Coklat-saat-dipamerkan.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Patrianus Meo Djawa
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Chosik merupakan akronim dari Chocolate Sikka.
Produk olahan lokal dari tanaman Kakao ini menjadi brand saat perayaan hari valentine di Kampus Universitas Nusa Nipa Indonesia, Maumere, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur, Senin 14 Februari 2022.
Produk Chosik pertama kali diperkenalkan oleh Badan Perencanaan, Pengembangan dan pembangunan Kabupaten Sikka tahun 2018 atau setahun setelah Unit Pelaksana Teknis Sikka Innovation Center (UPT SIC) yang berlokasi di seputaran pasar Alok, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur, diresmikan.
Tanaman Kakao diberi nama Latin Theobroma cacao yang berarti makanan untuk Tuhan.
Tenaga Teknisi UPT SIC, Fransiskus Aquarius Suleng, (26) menyebutkan Kakao dapat tumbuh dengan baik di seluruh wilayah Kabupaten Sikka dengan produktivitas terbesar Kakao berada di Kecamatan Nita.
Baca juga: Mengenal Kampung Garam, Tempat Olahan Garam Halus Lokal di Kabupaten Sikka
Biji Kakao alami menjadi bahan dasar utama pembuatan Chosik berasal dari komoditas hasil bumi Kabupaten Sikka.
Ia menjelaskan biji Kakao yang telah kering harus terdahulu masuk kedalam mesin pemilah.
Tujuannya agar hanya biji Kakao terbaiklah yang boleh di proses menjadi Chosik.
Biji Kakao yang telah dipilah selanjutnya akan masuk ke dalam mesin perebus dan kemudian kembali dikeringkan mengunakan mesin sangrai.
Ia menyebutkan tahap selanjutnya, Biji Kakao setengah jadi masuk lagi kedalam mesin penggiling lalu kemudian diayak.
Proses produksi tinggal beberapa langka lagi.
Baca juga: Penonton Bersorak saat Penari Bergoyang Meriahkan Valentine Day di Kampus Unipa Indonesia Maumere
Tepung dari hasil ayakan Kakao ini kemudian masuk lagi kedalam mesin ektrasi yang hasilnya terbagi kedalam dua bagian berupa minyak Kakao dan bungkil Kakao.
Tahap selanjutnya, bungkil Kakao yang telah dipisahkan ini akan kembali digiling dan diayak menghasilkan bubuk cokelat Chosik.
Sementara, minyak Kakao dibawa ke laboratorium produksi untuk dipadukan dengan beberapa bahan tambahan lain seperti Susu murni dan kacang mente lalu dipaking dan dipasarkan.