Berita Manggarai Timur

Herman Kodi Beberkan Potensi Perikanan di Kabupaten Manggarai Timur

Dijelaskan Herman, dari total 4.171 KK itu dengan rincian, penangkapan 2.383 KK dan budidaya ikan sebanyak 1.788 KK.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/ROBERT ROPO
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Manggarai Timur, Herman Kodi 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG - Luas wilayah penangkapan ikan di wilayah Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai kurang lebih sekitar 1.807 Kilometer. Dengan jumlah rumah tangga perikanan sebanyak 4.171 kepala keluarga (KK).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Manggarai Timur, Herman Kodi, menyampaikan itu kepada TRIBUNFLORES.COM, Jumat 18 Frebuari 2022.

Dijelaskan Herman, dari total 4.171 KK itu dengan rincian, penangkapan 2.383 KK dan budidaya ikan sebanyak 1.788 KK.

Sedangkan jumlah alat tangkap, jelas Herman, 658 buah dengan rincian jukung 240 buah, perahu papan 218, dan kapal motor 139 unit. Untuk luas kolam 54 hektar dan luas danau 24 hektar.

Baca juga: Camat di Manggarai Timur Ini Ancam Tembak Ternak, Jika Ditemukan Berkeliaran

 

Herman juga menjelaskan, untuk jenis ikan yang berpotensi di Manggarai Timur yakni tembang, lemuruh, terbang, julung-julung, kembung, selar, tongkol, layur, kakap merah, karapu karang, cakalang, cendro, layang anggur, biji nangka, pinjalo, lolosi biru, tuna, kuwe, tenggiri, lecam, teri dan jenis ikan lainya. Jenis-jenis ikan ini menyebar di wilayah Kecamatan Borong, Kota Komba, Rana Mese, Lamba Leda, Elar, dan Kecamatan Sambi Rampas.

Dijelaskan Herman dari ikan-ikan itu, total keseluruhan hasil tangkapan nelayan/hasil produksi yakni sebanyak 4017,9 ton. Dengan rincian untuk kecamatan Borong sebanyak 1.486,62 ton, Kota Komba 522.327, Rana Mese 40.179, Lamba Leda 1,285.73 ton, Sambi Rampas 602.685, dan Kecamatan Elar total hasil penangkapan nelayan sebanyak 80.358 ton.

Herman juga menjelaskan, pada Tahun 2021 pihaknya memberikan bantuan kapal motor jenis fiberglass 1 GT sebanyak 6 unit. Sedangkan pada tahun 2022 tidak ada bantuan dari kementerian, namun pihaknya tetap mengusulkan dengan harapan dijawab pada tahun anggaran 2023.

Baca juga: Bayi Penderita Hidrosefalus Dirawat di RSUD Bajawa, Butuh Uluran Tangan Donatur

Selain itu ada bantuan pukat, dan bantuan 27 unit sepeda motor bagi penjual Ikan pada tahun 2022.

Terkait budidaya ikan air tawar, kata Herman, pada Tahun 2021 ada bantuan untuk 22 kelompok dan pada tahun 2022 ada 20 kelompok. Bantuan yang diberikan bersifat komplit yakni terpal untuk wadah kolam, benih dan pakan.

Dikatakan Herman, bantuan diberikan berdasarkan hasil Musrenbang Kecamatan. (*)

Berita Manggarai Timur Lainnya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved