Berita Manggarai Barat
Dua Ruas Jalan di Manggarai Barat Tertimbun Longsor
Kedua titik jalan yang ditutup longsor itu terletak di Desa Poco Golo Kempo, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Mabar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Sejumlah-kelompok-masyarakat-saat-melakukan-pembersihan-material-longsor.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES, Gecio Viana
TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO - Hujan deras sejak Jumat 25 Februari 2022 malam mengakibatkan dua ruas jalan di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), tertutup material longsor.
Kedua titik jalan yang ditutup longsor itu terletak di Desa Poco Golo Kempo, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Mabar.
Kepala Desa Poco Golo Kempo, Kornelis D. Mose mengatakan, 2 titik jalan yang tertutup material longsor yakni ruas jalan Bambor-Werang Lara Mburak dan ruas jalan Tembarai-Rehak.
"Kendaraan bermotor tidak dapat melintas," katanya saat dihubungi per telepon, Sabtu 26 Februari 2022.
Baca juga: Kapolda dan Kapolres Nagekeo Serahkan Bantuan untuk Orangtua Bayi Penderita Hidrosefalus di Ngada
Kornelis menjelaskan, longsor di ruas jalan Bambor-Werang Lara Mburak sekitar 10 meter dan longsor di ruas jalan Tembarai-Rehak sekitar 8 meter.
Lebih lanjut, pada titik kedua jalan yang longsor, juga terdapat jalan raya yang terkikis karena tergerus oleh air hujan.
Atas kejadian tersebut, secara swadaya staf desa, staf kecamatan, personel TNI-Polri serta masyarakat desa gotong-royong untuk membersihkan material longsor, demi kelancaran aktivitas masyarakat.
"Jam 2 siang tadi pikap sudah bisa lewat, tapi mobil roda 6 belum bisa. Jalur satunya jalan Tembarai-rehak, ada truk yang tidak bisa lewat karena masih longsor," jelasnya.
Baca juga: Menjelang HUT, SMP Katolik Mother Ignacia Rote Ndao Gelar Aneka Kegiatan
Pihaknya pun telah melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Mabar, agar alat berat dapat segera dikirimkan ke lokasi.
"Harapan, kalau bisa secepatnya alat berat loder itu segera turun ke 2 lokasi ini, karena yang dikerjakan masyarakat bersama TNI Polri tidak maksimal, sehingga kalau turun kami arahkan ke lokasi," katanya. (*)