Berita Flores Timur

Gubernur NTT Bilang Ilmu Pengetahuan dan Moralitas adalah Kunci Pembangunan Masa Depan

pentingnya pembangunan infrastruktur, fasilitas dan sarana bagi pendidikan. Sehingga mahasiswa belajar dengan nyaman.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUN FLORES.COM/AMAR OLA KEDA
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mengunjungi kelompok tenun Desa Riangkemie, Kecamatan Ile Mandiri, Kamis 7 April 2022 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) kembali menegaskan pentingnya ilmu pengetahuan dan moral sebagai input dalam setiap generasi muda merupakan kunci yang berperan terhadap pembangunan dan peradaban di masa depan.

Hal itu ia katakan dalam acara Peresmian Gedung Perkuliahan Baru Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL) dan Penandatanganan MoU Yayasan Perguruan Tinggi Hendrikus Leven dengan Bank NTT di Kampus IKTL Larantuka, Sabtu 9 April 2022.

Gubernur mengatakan ilmu pengetahuan adalah jalan yang dapat membuka pola pikir, mindset dan pandangan hidup mengenai peradaban masa depan.

Baca juga: Gubernur NTT Pesan 1000 Unit Mesin Cacah dan Parut Kelapa di PT. Langit Laut Biru Maumere

 

"Kita apresiasi pembangunan gedung ini sehingga mendukung aktivitas akademik kampus ini. Saya juga tekankan bahwa untuk membawa kemajuan maka jalan utamanya adalah pendidikan. Tidak ada jalan yang lain. Belajar yang tekun, Skill dilatih terus dan didukung dengan disiplin dan moral yang baik," kata Gubernur.

"Juga harus punya fighting spirit dan daya juang yang tinggi. Tidak mudah menyerah dengan keadaan. Bila temui kesulitan maka ajaklah guru, teman, atau orang lain untuk berdiskusi. Dengan diskusi dan belajar langsung dilapangan maka akan semakin membuka wawasan dalam diri kita. Sehingga apa yang dipelajari itu bisa menghasilkan hal positif dan berguna serta membawa harapan bagi orang lain," tambah Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengatakan semua orang memiliki kecerdasannya masing - masing dengan input-input yang diberikan melalu belajar.

"Tidak ada orang yang bodoh, yang ada hanyalah pola belajar atau pola pengajaran yang keliru atau salah. Saya juga tekankan pada pola pedagogik seorang guru mentransfer knowledge atau pembimbing serta pengajaran kepada siswa agar siswa cepat paham dan mengerti terhadap apa yang diajarkan guru," jelas dia.

Baca juga: Resmikan Pertashop di Sikka, Gubernur NTT Puji KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia

"Kita juga harus mulai melakukan pengembangan pendidikan kita dengan para siswa harus diajarkan mengenai kekuatan local resourced based atau sumber daya alam yang kita miliki. Guru dan Siswa turun ke lapangan dan belajar bersama masyarakat juga didukung dengan pemerintah untuk kembangkan berbagai sektor pertanian, perikanan, peternakan, pariwisata dan lainnya. Jadi jangan hanya input-input saja kepada siswa tetapi harus ada outputnya," jelasnya.

"Tuhan telah menganugerahkan berkatnya yang melimpah. Kita harus kembangkan apa yang kita miliki dari berbagai sektor tersebut. Pemerintah dan lembaga pendidikan harus dampingi dan dukung Petani, nelayan, dan peternak juga jangan biarkan mereka kerja sendiri. Pemerintah mendesain pola pembangunan dan juga penyiapan anggaran serta lembaga pendidikan membantu dengan riset-riset yang hebat," jelasnya.

Sementara itu Rektor Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka Kristoforus Ado Aran, M.Pd menjelaskan pentingnya pembangunan infrastruktur, fasilitas dan sarana bagi pendidikan.

"Kita harus dukung semua kegiatan belajar mengajar dengan fasilitas dan sarana yang baik sehingga standar serta kualitas dan mutu pendidikan bisa setara dengan di daerah lain dan kita juga mau anak-anak kita tidak jauh-jauh mengemban pendidikan di luar daerah," ujar Kristiforus.

"Saat ini kita juga dukung dengan pengembangan kapasitas dosen-dosen yang mengajar. Juga Kita haturkan terima kasih atas kedatangan Gubernur untuk peresmian gedung ini menjadi bagian dari dukungan Pemerintah bagi lembaga pendidikan ini," tambahnya.

Baca juga: Keluarga Cerita Kronologi Kasus Adik Habisi Nyawa Kakak Kandung di Adonara

Untuk diketahui, Gubernur juga menyempatkan diri untuk mengunjungi Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur untuk memantau pencegahan stunting serta pencegahan kematian Ibu dan anak dan juga meninjau Pasar Inpres Larantuka untuk berdialog langsung dengan para pedagan dan juga memantau pengembangan UMKM Binaan Bank NTT.

Berita Flores Timur lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved