Berita Manggarai Barat
Cerita Penyelam Temukan Korban di Gua Bawah Air Terjun Cunca Wulang
Kerja keras tim SAR Gabungan di Manggarai Barat berhasil menemukan Yoseph Fabio Makasau, tur guide terseret air terjun Cunca Wulang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/RATAPAN-KELUARGA.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM,Gecio Viana
TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO- Pencarian korban terseret arus sungai Air Terjun Cunca Wulang, Desa Cunca Wulang, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat membuahkan hasil pada hari ketiga, Jumat 15 April 2022.
Yoseph Febio Makasau (29) ditemukan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan Rescue Pos SAR Manggarai Barat, Lanal Labuan Bajo, Babinsa Kecamatan Mbeliling, Persatuan Penyelam Profesional Komodo (P3KOM) Manggarai Barat, Polsek Sano Nggoang, Polair Labuan Bajo, Kodim 1612 Manggarai, BPBD Kabupaten Manggarai Barat dibantu masyarakat Desa Cunca Wulang dan keluarga korban.
Jenazah korban yang berprofesi sebagai guide di Labuan Bajo itu ditemukan dalam gua yang berada di dasar Air Terjun Cunca Wulang.
Mateus Fandi Laswendo (27) dan Engel Tani (29), dua penyelam dari P3KOM Mabar menemukan jenazah Yoseph yang terpelungkup di sudut goa.
Baca juga: BREAKING NEWS : Wisatawan Asal Labuan Bajo Terbawa Arus & Hilang di Wisata Air Terjun Cunca Wulang
Setelah 20 meter turun ke lokasi menggunakan tali, mereka menyelam hingga kedalamam 7.5 meter. Di kedalaman itu mereka menemukan sebuah gua bawah air terjun.
Debit air yang besar dan air sungai yang keruh sangat menyulitkan pencarian, sebab jarak pandang) penyelam hanya 1-2 meter. Untuk membantu para penyelam, warga mengurangi debit air dengan menutup dan mengalihkan aliran air dari atas air terjun, cukup membantu proses pencarian.
"Kebetulan tadi debit air masih besar, dan mereka (penyelam) tidak bisa masuk ke dalam gua atau overhang. Ada gua di kedalam 7.5 meter masuk sekitar 4 sampai 5 meter. Saya dan teman (Mateus Fandi Laswendo) coba masuk dalam gua itu, sekitar 5 menit penyelaman kami sudah temukan korban," kata Engel Tani diamini Mateus Fandi Laswendo saat ditemui di rumah duka di Golokoe Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo.
Engel Tani menjelaskan, ia dan rekannya berjibaku melawan pusaran air di bawah sungai, jarak pandang yang kurang mengharuskan penggunaan senter khusus penyelam. Ddengan alat bantu seadanya, mereka merangkak masuk dalam overhang, setelah melakukan penyisiran sekitar 15 meter, akhirnya mereka menemukan korban.
Baca juga: Aset Tanah Kerangan Rp 1 Triliun Kembali ke Pemda Manggarai Barat
Jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan tali hingga permukaan sungai, dan selanjutnya tim SAR Gabungan membawa jenazah menggunakan ambulans ke rumah korban.
"Kami ikat tubuh korban. Kami keluarkan korban lalu tim kami panggil rekan dari tim SAR," kata Mateus Fandi Laswendo.
Isak tangis keluarga pecah saat jenazah Yoseph Febio Makasau (29) tiba di rumah duka di Golokoe Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Jumat 15 April 2022. Jenazah korban yang dibawa menggunakan ambulans tiba sekitar pukul 15.10 Wita di rumah duka.
Sejumlah keluarga korban bahkan histeris melihat jenazah korban yang masih berada di dalam kantong jenazah.
Berita Manggarai Barat lainnya