Kapal Ikan Terbakar di Sikka

Cerita Korban Perahu Motor Terbakar di Sikka

Kini kedua korban sedang menjalani perawatan intensif di Puskesmas Bola, Kecamatan Bola.

Editor: Gordy Donovan
DOK.WARGA BOLA
Kobaran api membakar perahu nelayan di Perairan Bola, Pantai Selatan Laut Flores, Minggu malam 24 April 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Nasib naas dialami Fransesco Yanuarius (38) dan Astin Rais Madidi (32).

Keduanya menjadi korban perahu motor yan terbakar di Perairan Bola, Pantai Selatan, Kabupaten Sikka, Minggu 25 April 2022 sekitar pukul 19.00 Wita.

Berutung keduanya selamat dalam kejadian itu.

Kini kedua korban sedang menjalani perawatan intensif di Puskesmas Bola, Kecamatan Bola.

Baca juga: Kedua Kali, KPU Lembata Raih Peringkat Terbaik IKPA KPPN Larantuka

 

Kedua korban mengaku tak pernah menyangka mengalami peristiwa itu.

"Berangkat dari pantai Sikka sekitar jam 16.00 Wita menuju lokasi mancing tiba sekitar pukul 18. 30 Wita. Lokasi mancing sudah di perairan Bola tempat mancing. Kejadian sekitar jam 7 . jangkar sudah di kasi turun, untuk cari umpan. Umpan berupa cumi, Astin sementara pancing umpan, sementara saya lagi bakar ikan di kompor. Ketika lihat lampu nyala redup bensin habis saya inisiatif untuk tambah bensin. Saat tambah bensin di genset kemungkinan selang bocor dan terjadi ledakan,"ujar Fransesco saat dijumpai TRIBUNFLORES.COM di Puskesmas Bola, Senin 25 April 2022.

Saat itu, Fransesco didampingi sang istri, Maria Osminda. Kondisinya masih lemah dan dalam proses pemulihan.

Sementara Astin mengaku ia bersama Fransesco baru lima hari memancing ikan.

"Saya dengan Fransesco baru hari kelima mancing bersama,"ujarnya.

Ia mengatakan kejadian itu tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Ia juga bersyukur karena warga cepat memberikan pertolongan dan segera membawa keduanya ke Puskesmas Bola.

Baca juga: Terungkap Kronologi Remaja Bakar Teman Sendiri, Bermula dari Jual Beli Ikan

Perahu Motor Terbakar

Sebelumnya, dua nelayan pemancing ikan tuna asal Kabupaten Sikka, Pulau Flores Astin dan Sisko mengalami musibah perahu motor terbakar di Perairan Bola, Pantai Selatan, Kabupaten Sikka, Minggu 25 April 2024 sekitar pukul 19.00 Wita.

Seorang nelayan teridentifikasi bernama Astin mengalami luka serius pada bagian lutut ke bawah di kaki kiri dan kanan.

Ia dibawah berobat di Puskesmas Bola, sedangkan seorang lagi Sisko menderita luka ringan kemungkinan karena benturan benda keras ketika ia menyelamatkan diri.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved