Berita Manggarai

Donatus Bersyukur Jadi Peserta JKN-KIS

Donatus mengatakan sang istri sudah sejak tahun 2020 menjalani tindakan cuci darah di RSUD Ben Mboi Ruteng.

Editor: Gordy Donovan
DOK.BPJS
PASIEN - Donatus Sarjo saat menemani sang istri di Rumah Sakit. Natalia Jebatu (49) merupakan pasien JKN-KIS. 

TRIBUNFLORES.COM, RUTENG - Donatus Sarjo (59) merupakan pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Manggarai.

Donatus memiliki istri bernama Natalia Jebatu (49).

Istri Donatus, Natalia Jebatu merupakan pasien di Poli Hemodialisa RSUD Ben Mboi Ruteng.

Donatus mengatakan sang istri sudah sejak tahun 2020 menjalani tindakan cuci darah di RSUD Ben Mboi Ruteng.

Baca juga: Cerita Korban Perahu Motor Terbakar di Sikka

 

“Istri saya sudah sejak 2015 lalu didiagnosa menderita penyakit diabetes mellitus (DM). Kemudian rutin mengonsumsi obat dan sempat juga menggunakan insulin. Pada tahun 2020 lalu, istri saya mengalami gejala lain dari kondisi tubuhnya dan setelah diperiksakan oleh dokter spesialis dalam di RSUD, istri saya dinyatakan mengalami gagal ginjal,” ujar Donastus Kamis 7 April 2022 lalu.

Donatus juga menceritakan bahwa sang istri sempat dirujuk ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo dan Rumah Sakit Siloam Kupang karena diperlukan tindakan operasi, namun kondisi saat itu tidak memungkinkan dilakukan operasi dan akhirnya operasi dilaksanakan ketika dirawat di rumah sakit yang ada di Maumere.

Donatus menambahkan, dirinya rutin mendampingi sang istri untuk menjalani cuci darah 2 kali dalam seminggu. Dirinya pun mengakui bahwa pelayanan yang didapat sang istri sangat memuaskan, tidak ada perbedaan pelayanan antara pasien umum dengan pasien peserta Program JK-KIS.

Baca juga: Kedua Kali, KPU Lembata Raih Peringkat Terbaik IKPA KPPN Larantuka

"Semua diperlakukan sama dan yang tak disangkanya, pelayanan yang didapat istri saya benar-benar dijamin penuh Program JKN-KIS tanpa mengeluarkan iur biaya sepeserpun. Tidak bisa saya bayangkan jika saya harus mengeluarkan biaya sendiri untuk pengobatan istri saya. Beruntungnya saya dan istri sudah menjadi peserta JKN-KIS,” ucapnya sambil tersenyum.

Ia pun berharap agar Program JKN-KIS tetap ada di Indonesia karena sudah terbukti banyak membatu masyarakat seperti yang telah ia dan keluarga rasakan.

“Terima kasih saya ucapkan kepada pemerintah karena telah mencanangkan program ini dan kepada BPJS Kesehatan yang telah menyelenggarakan program dengan sangat baik. Terima kasih juga kepada fasilitas kesehatan yang telah melayani istri saya dengan sangat tanggap dan baik pula,” pungkas dia.

Berita Manggarai lainnya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved