Kamis, 7 Mei 2026

Berita Sikka

Update Nelayan Sikka Terbakar; Bertaruh Nyawa dapat Empat Ekor Cumi Umpan Ikan Tuna

Cerita dua belayan Kabupaten Sikka bertaruh nyawa ketika perahu motor menangkap ikan tuna terbakar Minggu malam 24 Apri 2022 di Perairan Bola.

Tayang:
Penulis: Egy Moa | Editor: Egy Moa
zoom-inlihat foto Update Nelayan Sikka Terbakar; Bertaruh Nyawa dapat Empat Ekor Cumi Umpan Ikan Tuna
DOK.TRIBUNFLORES.COM
Nelayan asal Desa Ipir, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, Fransesco Yanuarius dirawat di Puskesmas Bola, Senin 25 April 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Musibah perahu nelayan terbakar  di Pantai Selatan Perairan Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Minggu malam 24 April 2022 menyisahkan kisah pilu kepada Fransesco Yanuarius (38) dan Astin Rais Madidi (32). Keduanya  bertaruh nyawa menyelamatkan diri dari kobaran api.

Bertolak dari pesisir Pantai Lela (arah barat Pantai Bola) setelah mengantar muatan ikan, keduanya melanjutkan memancing ikan ketika malam telah menjelang.

Lokasi pemancingan masih di wilayah Perairan Kecamatan Bola sekitar 6-7 mil dari pantai. Menurut para nelayan, di lokasi ini terdapat banyak ikan tuna.

Astin, sebagai juragan duduk di buritan(depan) perahu motor melepas kail memancing cumi-cumi untuk umpan ikan tuna.

Baca juga: Cerita Korban Perahu Motor Terbakar di Sikka

“Tidak ada umpan (ikan tuna), sehingga kami harus pancing cumi dulu. Astin duduk di depan memancing cumi dapat empat ekor. Saya duduk di belakang bakar ikan di kompor,”cerita Sesco, sapaan Fransesco kepada TribunFlores.com, Senin siang, 25 April 2022 di Puskesmas Bola, 31 Km arah selatan Kota Maumere.

Saat itu, kata Sesco, nyala lampu listrik dari genzet redup kemungkinan bahan bakar minyak di dalam tangki genzet akan habis. Ia mengambil jerikan minyak mengisinya ke tangki genzet.

Astin yang masih duduk di posisi depan kapal melepas kail memancing cumi-cumi masih mengingatkan Sesco agar hati-hati mengisi. Sebab ada bagian selang genzet tersebut bocor dan kompor sementara menyala, meski diakui Sesco telah diputar turun sumbu kompor tersebut.

“Hati-hati selang genzet bocor,” wanti-wanti Astin kepada Sesco.

Baca juga: Update Nelayan Sikka Terbakar; Diduga Minyak Tumpah Menyambar Lampu Menyala

Tak diduga beberapa menit berselang nyala api membesar berasal  dari tetesan bahan bakar minyak dari selang genzet yang bocor tersebut.  Api menyambar bagian lutut kaki kiri dan kanan Sesco, meski tak dirasakannya.

Keduanya melompat ke laut menyelamatkan diri. Astin masih sempat berenang ke mendekati kapal mengambil jeriken berisi minyak dan melemparnya jauh dari kapal yang sementara terbakar. Ia juga berjuang mengambll handphone menelpon rekan-rekannya  sesama nelayan memancing di sekitarnya mengabarkan musibah kapal terbakar.   

Diberitakan sebelumnya, dua nelayan pemancing ikan tuna asal Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Astin dan Sisko mengalami musibah perahu motor  terbakar di Perairan Bola, Pantai Selatan, Kabupaten Sikka, Minggu 25 April 2024 sekitar pukul 19.00 Wita.

Seorang nelayan teridentifikasi  bernama Astin (seharusnya Secco) mengalami luka serius  pada bagian lutut ke bawah di kaki kiri dan kanan. Ia dibawah berobat di Puskesmas Bola, sedangkan seorang lagi Sisko (seharusnya Astin) menderita luka ringan kemungkinan karena benturan benda keras ketika ia  menyelamatkan diri.*

Berita Sikka lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved