Berita Lembata

Bendahara Pimpinan Setda Lembata Ditemukan di Pohon Asam

Seorang aparatur sipil negara menjabat bendahara pimpinan daerah Kabupaten Lembata ditemukan gantung diri pada pohon asam ditengah hutan.

Editor: Egy Moa
ILUSTRASI
Ilustrasi korban gantung diri 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, RICKO WAWO

TRIBUNFLORES.COM, LEWOLEBA- Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Lembata, Provinsi NTT, AB (45) ditemukan mati gantung diri Selasa, 10 Mei 2022. Sehari-hari, korban  menjabat bendahara pimpinan pada Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Lembata.

Pada saat dittemukan,korban mengenakan baju kaos warna abu-abu dan celana pendek warna coklat tergantung di atas pohon asam  di dalam hutan Desa Nubamado, Kecamatan Nubatukan.

"Masuk wilayah Desa Nubamado, Kecamatan Nubatukan," kata Maxi Keraf kepada wartawan di TKP.

Warga Lewoleba, Teddi Lagamaking menuturkan, korban ditemukan sekitar pukul 08.00 Wita dan langsung dilaporkan ke Polsek Nubatukan.

Baca juga: Waktu Tujuh Menit Melki Laka Lena Bermakna Bagi SMA SKO SAN Bernardino Lembata

"Kemarin dia ikut buat tenda di tempat acara. Tapi sorenya dia (Albertus) langsung pulang baru sekarang sudah gantung diri begini, kaget sekali," ujar Olan, warga lainnya.

"Ini ditengah hutan pak, baru jaraknya lumayan jauh dari jalan raya," sambungnya.

Saat ini polisi sudah melakukan olah TKP. Jenasah Bendahara kepala daerah dan wakil kepala daerah Lembata ini juga dibawa untuk dilakukan visum di RSUD Lewoleba.

"Kita sudah lakukan TKP, dan sekarang dibawa untuk visum di rumah sakit dulu," terang KBO Reskrim Polres Lembata, Ipda Edi Sutio kepada usai melakukan olah TKP.

Setelah di visum, baru akan ekspos kepada keluarga ermasuk tim media di Lembata untuk diketahui.

Baca juga: Komunitas Audio Lembata Sukses Goyang Pantai Lewolein

"TKP tadi bersih. Nanti kita juga tinggu keputusan keluarga seperti apa setelah hasil visum keluar," kata Eddi.

Polisi juga berhasil mengamankan satu unit sepeda motor Jupiter MX plat merah yang digunakan korban yang diparkir di pinggir jalan utama, berjarak lumayan jauh dari TKP.

"Masih mendalami peristiwa ini beserta apa yang menjadi motif dari kasus ini," jelas Edi.

 

Berita Lembata lainnya
 
 
 
 
 
 

 
 
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved