Minggu, 12 April 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Hari Ini, Jadi Garam dan Terang Adalah Misi & Identitas Murid-Murid Kristus

Menjadi garam dan terang dunia merupakan salah satu tugas dan kewajiban yang harus dijalankan oleh para murid-murid Kristus Yesus.

Tayang:
Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Katolik Hari Ini, Jadi Garam dan Terang Adalah Misi & Identitas Murid-Murid Kristus
TRIBUNFLORES.COM/HO-PATER FREDY
Pater Fredy Jehadin,SVD dari Novisiat SVD, Kuwu, Manggarai, Ruteng, Flores NTT. 

Oleh: Fredy Jehadin, SVD

TRIBUNFLORES.COM - Simak renungan Katolik hari ini, Selasa 7 Juni 2022.

Injil Matius 5: 13 - 16
 
Saudara-saudari

Menjadi garam dan terang dunia merupakan salah satu tugas dan kewajiban yang harus dijalankan oleh para murid-murid Kristus Yesus.

Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini, Hormatilah Bunda Maria Karena Ia adalah Bunda Gereja

 

 

Hal ini menunjukkan bahwa Tuhan Yesus Kristus menginginkan para muridNya mewujud-nyatakan panggilannya dengan setia melalui kehidupannya yang bersih dan murni sehingga dapat mempengaruhi orang lain untuk memuliakan Tuhan.


Garam dan Terang adalah symbol. Garam artinya bahwa setiap orang Kristiani mampu memberikan rasa yang enak bagi kehidupan dunia.

Sementara Terang menjadi medan perwujudan dari karya Allah sendiri, Allah yang hadir membara terang bagi dunia. Sebagai murid Kristus, kita harus menjadi terang bagi sesama.  
Garam dan Terang adalah identitas sekaligus misi dari setiap orang Kristen.

Jika Yesus mengatakan bahwa murid-murid-Nya adalah terang dunia, maka orang Kristiani di dalam hidupnya sudah seharusnya memancarkan terang itu kepada dunia, sesama. Identitas kita adalah misi kita yakni menjadi Terang dan garam bagi sesama. Agar terang dan garam kita tidak padam dan hambar, maka sebagai murid Kristus kita harus selalu bersatu dengan Allah, Sang sumber segalanya.

Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini, Roh Kudus Selalu Memberi Kita Semangat Baru

Terang Kristus bercahaya lewat kita. Tetapi betapa sering kita gagal memancarkan terang dan kelesatan hidup Kristus. Sebaliknya, betapa sering kita tidak berani terang-terangan berbuat baik, menjadi terang dan garam bagi sesama. Alasannya? Mungkin karena pengaruh semboyan dan bahasa Kristus sendiri: ‘jika tangan kanan memberi, tangan kiri jangan sampai tahu’.

Memang ketika berbuat baik, kita diajak untuk tidak mengharapkan pujian dan penghormatan yang berlebihan. Yang paling penting untuk kita dan Tuhan adalah: berbuat baik dengan tulus tanpa modus!  Jika hendak memberi, berilah tanpa ada embel-embel apapun.


Saudara-saudari

Hari ini Yesus mengajak kita untuk tidak malu berbuat kebaikan, atau tidak minder memperjuangkan nilai-nilai luhur yang patut diperjuangkan oleh setiap orang Kristiani.


Yesus mengajak kita supaya kita tidak takut untuk berbuat baik di tengah kerumunan orang.
Niat dan misi kita bukanlah supaya orang lain melihat apa yang kita kerjakan. Tetapi menjalankan tugas dan kewajiban mulia yang sudah diperintahkan Yesus Guru kita, yaitu: Menjadi Garam dan Terang Dunia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved