Berita Manggarai
Menikmati Pesona Air Terjun Cunca Lega di Manggarai, NTT
Saya sering berwisata di air terjun tersebut. Alam selalu memberikan yang terbaik bagi manusia supaya tidak jenuh dengan berbagai aktivitas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Keindahan-air-terjun-Cunca-Lega-di-Kampung-Purang-Nanu.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, RUTENG - Bentang alam di Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai menyimpan banyak obyek wisata yang mudah dikunjungi wisatawan dari Labuan Bajo, Kota Ruteng maupun dari bagian timur Nusa Tenggara Timur (NTT).
Mengelilingi Kecamatan Rahong Utara bisa menjadi pilihan jika kamu berkunjung ke sana. Destinasi tersebut bisa dicapai dari berbagai arah.
Di sana, kamu bisa menikmati panorama di air terjun Cunca Lega atau Tengkulese yang memanjakan mata.
Warga Kecamatan Rahong Utara, Florianus Jehasan bercerita kepada Kompas.com mengenai air terjun Cunca Lega yang bertingkat-tingkat dan sangat menarik.
Baca juga: Warisan Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi
Menurutnya, pengunjung yang datang tak bakal bosan menghabiskan waktu di sana.
"Saya sering berwisata di air terjun tersebut. Alam selalu memberikan yang terbaik bagi manusia supaya tidak jenuh dengan berbagai aktivitas yang padat," katanya saat dihubungi Kompas.com, Selasa, (24/05/2022).
Air terjun ini berlokasi di Purang- Nanu, Desa Tebo, Kecamatan Rahong Utara. Menurut Jehasan, kita hanya memerlukan waktu maksimal satu jam menggunakan kendaraan roda dua dari Ruteng.
Jika merasa kurang, kamu bisa melanjutkan perjalanan untuk menikmati keindahan goa alam Liang Bua, sawah Lodok Cara, atau sawah terasering Lalong.
Baca juga: Perpustakaan Megah Jadi Sentra Literasi, Bupati Sikka Bilang Perjuangan Anggota DPR RI Hugo Pareira
Bagi pengunjung yang datang dari arah Labuan Bajo bisa menuju ke persawahan Lodok Cara di Cancar, kemudian melanjutkan perjalanan menuju air terjun Cunca Lega. Lalu, perjalanan bisa dilajutkan ke goa alam Liang Bua, kemudian menuju Ruteng dan melanjutkan perjalanan ke arah timur.
Sementara jika datang dari arah timur, pengunjung bisa melakukan perjalanan ke Kampung Karot, kemudian menuju ke goa alam Liang Bua dan meneruskan perjalanan ke air terjun Cunca Lega. Lalu, lanjutkan perjalanan ke area persawahan terasering Lalong dan Lodok Cara. Kemudian, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan ke Labuan Bajo.

Butuh Penataan
Sayangnya, Jehasan menjelaskan, kekurangan air terjun Cunca Lega adalah belum tertata dengan baik sebagai obyek wisata yang nyaman untuk pengunjung.
Selain itu, dibutuhkan edukasi pariwisata bagi masyarakat setempat agar lokasi dan fasilitas penunjang lainnya lebih siap.
Penting pula untuk menyusun informasi tentang destinasi tersebut dan menyebarkannya secara lebih luas, serta memastikan akses menuju ke sana sudah lebih baik.
Baca juga: Pemda Nagekeo Terima Rp 300 Juta Lebih dan Enam Sertifikat Tanah dari Kejari Ngada
Apalagi, kata Jehasan, tempat tersebut juga sempat terkenal dengan cerita tentang penemuan homo floresiensis yang hingga saat ini masih terus digali oleh para arkeolog.
"Obyek pariwisata di Kecamatan Rahong Utara sangat potensial dengan berbagai keunikannya, apalagi dengan situs goa Liang Bua dengan cerita homo floresiensisnya," jelasnya.
Saat ini, lanjut dia, para arkeolog dunia dan tanah air masih terus menggali dan meneliti tentang homo floresiensis di Liang Bua.
"Saya berharap ada perhatian lebih dari pemangku kepentingan di Kabupaten Manggarai untuk menata obyek wisata di wilayah Kecamatan Rahong Utara," jelasnya. (Kompas.Com/MarkusMakur).