Breaking News:

Berita Flores Timur

Sepuluh Warga Binaan Rutan Larantuka Jalani Asimilasi

Sebanyak sepuluh (10) orangWarga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan (Rutan) menjalani asimilasi di rumah mereka masing -masing atau di keluarga

TRIBUNFLORES.COM/HO-HUMAS RUTAN LARANTUKA
ASIMILASI. Sepuluh warga binaan Rutan Larantuka jalani asimilasi, Jumat 22 Juli 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Icha Pareira

TRIBUNFLORES COM, LARANTUKA - Sebanyak sepuluh (10) Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan (Rutan) menjalani asimilasi di rumah mereka masing -masing atau di keluarga sejak Jumat 22 Juli 2022.

Sepuluh warga binaan ini telah menjalani 1/2 masa pidana untuk bisa menjalani program asimilasi di rumah.

Penyerahan sepuluh Warga Binaan dan Surat Keputusan (SK) asimilasi kepada keluarga oleh Kepala Rutan Kelas IIB Larantuka, Solichin, didampingi Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Larantuka Usman Bethan, di Rutan Larantuka.

Keputusan tesebut dibuat berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor: 43 Tahun 2021 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Asimilasi, Pembebesan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersayarat Bagi Narapidana dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19, dan berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor M.HH.73.PK.05.09 Tahun 2022 Tentang perpanjangan pelaksaaan Asimilasi Covid-19.

Baca juga: Enam Warga Binaan Rutan Larantuka Dikunjungi Hakim Wasmat

 

Dalam arahannya, Solichin mengingatkan agar para sepuluh warga binaan tersebut menjaga perilaku dan tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum lagi.

"Sekalipun saudara-saudari sudah keluar dari Rutan, namun statusnya belum bebas dan masih dalam pengawasan kami, oleh karena itu saudara sekalian harus menjaga perilaku, dan jika nanti sudah selesai menjalani hukuman, jangan lagi melakukan perbuatan yang melanggar hukum", tegas Solichin.

Pada kesempatan itu Solichin juga meminta bantuan dari pihak keluarga untuk ikut mengawasi para WBP yang diasimilasikan di rumah.

"Saya juga memohon bantuan kepada pihak keluarga sebagai orang terdekat untuk mengawasi aktifitas dari para WBP yang diasimilasikan di rumah", pungkas Solichin. (*)

Berita Flores Timur Lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved