Berita Manggarai Timur
Sampah Berserakan di Bahu Jalan ke Dermaga Borong,Manggarai Timur
Tepi ruas jalan menuju Dermaga Borong di Kelurahan Kota Ndora,Manggarai Timur dijadikan lokasi baru pembuangan sampah oleh warga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/SAMPAH-DI-BORONG.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo
TRIBUNFLORES.COM,BORONG-Tepi ruas jalan menuju Dermaga Borong di Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Pulau Flores dijadikan lokasi baru pembuangan sampah oleh warga.
Pantauan TRIBUNFLORES.COM, Selasa 26 Juli 2022, lokasi pembuangan sampah sekitar 300 meter arah utara dermaga tersebut. Beerbagai macam jenis sampah, baik sampah plastik, karung, kertas, kaleng bekas, popok bayi, softek bekas, dan sejumlah jenis sampah lainya di buang di tempat itu. Sampah terlihat menumpuk dan berserakan.
Sebagian sampah tampak sudah dibakar. Saat melintasi lokasi itu aroma tak sedap menyengat di hidung.
Aldus Janar, salah seorang pengguna jalan menyayangkan kepada warga yang tidak bertanggungjawab terus membuang sampah di tempat itu.
Baca juga: Berharap UMKM Manggarai Timur Go Digital,BAKTI Kominfo Gelar Seminar Digitalisasi Negeri
"Saya sekali bagi mereka warga yang tidak bertanggungjawab membuang sampah di tempat ini. Ini sudah dilarang dan dibersihkan ulang-ulang oleh pemerintah, tapi masih juga warga buang sampah disini," ujar Aldus.
Aldus mengatakan, jalan itu sangat strategis selain menuju Dermaga Borong, jalan itu juga dilewati warga untuk berekreasi di pantai wisata Borong dan Liang Bala.
"Ini cukup terganggu sekali lewat baru jauh lagi. Pemandangan buruk,"ujarnya.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Manggarai Timur, Marsel Lijung, ketika dikonfirmasi TRIBUNFLORES.COM, mengatakansudah berulang kali mengimbau masyarakat tidak membuang sampah di tempat itu.
Baca juga: Pesan AHY untuk Lucius Modo Pimpin Partai Demokrat Manggarai Timur
Selain mengimbau langsung kepada masyarakat, pihaknya juga sudah berulang kali memasang plank bertuliskan ajakan agar masyarakat tidak membuang sampah di tempat itu.
"Kita sudah berulang-ulang kali mengimbau masyarakat, tapi masih juga ada yang buang. Sulit kita diperhadapkan dengan perilaku masyarakat begini,"ungkapnya dengan kesal.
Meski demikian, kata Marsel, pihaknya terus membersihkan sampah itu.
" Memang tidak tiap hari kita angkut bawa ke TPA, tapi saya hitung selama saya di dinas lingkungan hidup, kami sudah angkut sepuluh kali. Mau tidak mau, suka tidak suka, kita tidak membiarkan sampah itu, dan terus mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah di tempat itu,"ujarnya.
Baca juga: Tarian Caci Ramaikan Pesta Adat Gendang Lerang Manggarai Timur
Dikatakan Marsel, yang membuang sampah ditempat itu bukan warga di sekitar Kampung Ende, melainkan warga dari luar. Mereka membuang sampah pada saat sepi di waktu tengah malam.
"Setelah kami koordinasi antara dinas, Pemerintah Kecamatan Borong dan pemerintah Kelurahan Kota Ndora, warga sekitar mengaku yang membuang sampah itu warga dari luar Kampung Ende. Ini memang kenyataan, karena saya juga pernah dapat orang yang buang itu dan kami hanya memberikan edukasi agar tidak lagi membuang sampah di tempat itu,"ujarnya.