Berita Rote Ndao

Makam Anak Korban Aniaya Ibu Kandung Dibongkar Polres Rote Ndao

Kasus kematian balita dua tahun di Rote Ndao diduga dibunuh oleh ibu kandungnya,Rabu 27 Juli 2022 dibongkar Polres Rote Ndap untuk dilakukan otopsi.

Editor: Egy Moa
TRIBUNFLORES.COM/MARIA GIOVANI TETI
Pembongkaran makam MYN (2) dugaan kasus pembunuhan ibu terhadap anak kandung di Desa Mbueain,Kecamatan Rote Barat,Kabupaten Rote Ndao. Rabu, 27 Juli 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Mario Giovani Teti

TRIBUNFLORES.COM, ROTE NDAO-Kematian seorang anak laki-laki berinisial MYN (2) warga RT 008 RW 004 Dusun Inggumurik, Desa Mbueain, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao,  Jumat 15 Juli 2022 menyisakan cerita pilu, sehingga dilakukan proses autopsi.

Kasubbid Dokpol Biddokkes Polda NTT, AKBP dr. Edi Syahputra Hasibuan, Sp.KF.MH.Kes memimpin pelaksanaan autopsi terhadap jenazah MYN, korban yang meninggal karena dibunuh ibu kandungnya AA (42). Saat autopsi dilakukan, Edi Syahputra Hasibuan didampingi Briptu Dian Novitasari Umbu Nay, S.KM.

Proses autopsi dikawal ketat dari Tim Inafis Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Rote Ndao dan personil Polsek Rote Barat.

Pembongkaran makam balita diduga dilakukan oleh ibu kandungnya, AA di kediaman korban Desa Mbueain, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, pada Rabu, 27 Juli 2022 sekitar pukul 15.00 Wita.

Baca juga: Rekor Dunia MURI dari Nusa Fua Funi, Persembahan BI, Bank NTT dan Pemkab Rote Ndao

Langkah pembongkaran makam itu diambil untuk keperluan otopsi guna mengetahui pasti penyebab kematian korban. Warga tidak diizinkan masuk ke dalam area otopsi yang sudah dibatasi garis polisi.

Edi Syahputra Hasibuan.Sp.KF.MH.Kes menyampaikan, proses otopsi berlangsung selama satu jam lebih dan bertujuan untuk melihat apakah ada luka-luka, dan luka-luka itu menyebabkan kematian atau tidak.

"Kondisi mayatnya sudah membusuk. Kami lakukan otopsi, utamanya mencari penyebab kematian. Setelah saya buatkan visumnya nanti dilimpahkan ke penyidik seminggu lagi," ungkapnya.

Ia melanjutkan, proses autopsi mengidentifikasi seluruh tubuh jenazah korban.

Baca juga: Cerita ABK KM Kuda Laut asal Rote Ndao, Kapal Karam dan Ditolong Patroli Australia 

"Hasil autopsi seminggu lagi baru dilimpahkan ke penyidik. Saya hanya autopsi, terkait hasil autopsi akan dilimpahkan kepada penyidik, karena itu ranahnya penyidik," tandasnya.

Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, Iptu Yeni Setiono, S.H menyampaikan pihaknya menunggu hasil visum dari tim Biddokkes Polda NTT.

"Setelah hasil visum kami terima, akan diumumkan untuk publik saat di proses pengadilan nanti," kata Iptu Yeni.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan hari ini adalah Eskhumasi pembongkaran makam korban guna dilakukan autopsi yang diambil alih oleh Tim Biddokkes Polda NTT , dan saat ini prosesnya sedang berlangsung, lalu hasilnya nanti akan disampaikan setelah proses autopsi dilimpahkan ke Satreskrim Polres Rote Ndao.

Baca juga: Calon Penumpang Protes Terhadap Layanan Pembelian Tiket Non Tunai di Pelabuhan Bolok Kupang

"Dan nantinya hasil proses penyidikan akan kita sampaikan kembali setelah hasil visum diterima, dan proses penyelidikan dan penyidikan telah kita lakukan baik itu terhadap tersangka pembunuhan maupun kepada saksi dan keluarga sendiri," tandas Iptu Yeni. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved