Berita Sikka

Empat Keluarga Transmigran Sikka dapat Lahan 2 Hektar dan Rumah di Mamasa,Sulawesi Barat

Empat kepala keluarga asal Kabupaten Sikka ditransmigrasikan ke Kabupaten Mamasa di Provinsi Sulawesi Barat, dilepas Sabtu 19 Agustus 2022.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/PAULUS KEBELEN
Pose bersama setelah acara pelepasan transmigran oleh Sekda Sikka, Adrianus Firminus Parera dihadiri Kabid Diskopnakertrans NTT, Wayan Subrata, dan Pelaksana Tugas Kadis Nakertrans Sikka, Valerianus Samador di Kantor Disnakertrans Sikka, Sabtu 20 Agustus 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paulus Kebelen

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-Pemerintah Kabupaten Sikka melepas empat Kepala Keluarga (KK) transmigran menuju ke pemukiman baru di Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, Sabtu 19 Agustus 2022. Mereka mendapat lahan seluas dua hektar dan rumah.

Para transmigran berjumlah 14 jiwa dilepas oleh Sekretaris Daerah Sikka, Adrianus Firminus Parera di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sikka.

Adrianus menyampaikan terima kasih kepada Dinas Koperasi Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT yang telah mengalokasikan empat kuota bagi warga Sikka.

"Saya perlu menyampaikan apresiasi bahwa dari sekian wilayah kota dan kabupaten, hanya kita yang bisa memenuhi empat kuota ini," ujarnya memberikan sambutan.

Baca juga: Rencana Kenaikan Harga BBM, Nelayan Sikka Bilang BBM Naik Harga Ikan Naik

Ia berpesan kepada para transmigran agar bekerja sungguh-sungguh dan mampu menyesuaikan diri dengan kebiasaan di tempat tinggal baru.

"Dalam bekerja, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Termasuk soal kebiasaan, kita harus menyesuaikan diri dengan mereka," ucapnya.

Kepala Bidang Diskopnakertrans NTT, Wayan Subrata, mengatakan pihak  hanya menyediakan empat kuota bagi para transmigran lantaran refocusing anggaran akibat Covid-19.

"Sebelumnya ada 10 kuota, tapi karena refocusing anggaran maka kuotanya turun jadi 4. Para transmigran sudah disediakan rumah dan lahan seluas 2 hektar untuk setiap kepala keluarga," katanya setelah pelepasan.

Baca juga: Masuk Musik Asam, Warga Sikka Pasang Kain Merah Putih dan Hitam di Pohon Asam

Sebelum menghasilkan pendapatan sendiri, kata dia, para transmigran akan diberikan bantuan sembako selama satu tahun melalui program catu pangan.

"Ada program catu pangan. Setiap bulan kita distribusikan beras dan kebutuhan makan minum lainnya,"ujarnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Nakertrans Sikka, Valerianus Samador, mengatakan para transmigran akan memperoleh jaminan hidup dan masa depan yang baik jelas saat berada di tempat tinggal baru.

"Mereka disini kerja di lahan milik orang lain. Mereka kesana juga untuk investasi untuk anak-anaknya karena Negara sudah siapkan lahan dan rumah sendiri," katanya.

Berita Sikkka lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved