Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak

Terdakwa Pembunuh Ibu dan Anak di Kupang NTT, Randy Badjideh Divonis Hukuman Mati

Randy Badjideh merupakan terdakwa pembunuhan ibu dan anak, Astrid Manafe dan Lael Maccabe di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Editor: Gordy Donovan
KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE
SIDANG PUTUSAN - Sidang vonis terhadap Randy Suhardi Badjideh, terdakwa pembunuhan ibu dan anak Astrid Manafe dan Lael Maccabe di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang digelar di Pengadilan Negeri Kupang, Rabu (24/8/2022). 

TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap Randy Suhardi Badjideh.

Randy Badjideh merupakan terdakwa pembunuhan ibu dan anak, Astrid Manafe dan Lael Maccabe di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sidang putusan tersebut dipimpin Ketua Majelis Hakim Wari Juniarti didampingi empat hakim anggota, Rabu 24 Agustus 2022.

Vonis hakim ini sama dengan tuntutan jaksa yang menuntut hukuman mati.

Baca juga: Mahasiswa IFTK Ledalero Bangga Terima Beasiswa dari Pemkab Sikka, Erwin Pitang: Terima Kasih

 

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan Randy telah merencanakan pembunuhan terhadap kedua korban.

"Terdakwa terbukti bersalah dan meyakinkan pembunuhan berencana dan melakukan kekerasan terhadap anak. Karena itu hukumannya pidana mati," ujar Wari dikutip TRIBUNFLORES.COM dari Kompas.Com Rabu siang.

Dalam pertimbangan memberatkan, Wari menyebut, perbuatan terdakwa sangat kejam karena membunuh perempuan dan anak kecil. Selain itu, perbuatan terdakwa juga membuat resah warga Kota Kupang.

Sedangkan, pertimbangan meringankan, terdakwa tidak pernah dihukum dan mengakui perbuatannya.

Hakim juga menolak pembelaan kuasa hukum yang menyebut tindakan terdakwa bukan pembunuhan berencana.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved